Qarrar Firhand saat Media Conference bersama awak media di Jakarta. (Dok. IST)
JawaPos.com – Pembalap muda Indonesia Qarrar Firhand bersiap menjalani debut di British Formula 4 Championship pada musim 2026.
Hal ini sekaligus menandai transisi resminya dari gokart ke balap single-seater. Langkah ini menjadi fase penting setelah lima tahun Qarrar berkompetisi penuh di berbagai kejuaraan gokart internasional berbasis Eropa.
Meniti karier balap di Italia, Qarrar telah berpengalaman di kompetisi gokart tingkat elite seperti WSK Series, FIA Euro Karting Championship, dan ROK Cup Italia, dengan sejumlah hasil podium.
Pengalaman tersebut menjadi fondasi teknis sebelum memasuki Formula 4, yang menuntut adaptasi signifikan terhadap karakter mobil, aerodinamika, manajemen ban, serta strategi balap.
Di ajang British Formula 4, seluruh pembalap menggunakan mobil dengan spesifikasi seragam untuk memastikan kompetisi yang ketat dan berfokus pada kemampuan pembalap.
Mobil F4 menggunakan sasis Tatuus T-421 berbahan karbon monokok berstandar FIA, dipadukan dengan mesin Abarth 414TF 1.4-liter turbocharged yang menghasilkan sekitar 160 tenaga kuda.
Tenaga disalurkan melalui transmisi sekuensial, sementara sektor pengereman dan handling didukung oleh ban slick Pirelli yang dirancang khusus untuk Formula 4.
Pada musim 2026, Qarrar akan menjalani program balap ganda dengan tetap mengikuti sebagian seri gokart internasional sembari beradaptasi di British Formula 4, yang dijadwalkan berlangsung dalam tiga putaran mulai pertengahan tahun.
Pendekatan ini bertujuan menjaga ritme balap sekaligus mempercepat proses adaptasi ke mobil Formula. Hingga saat ini, Qarrar Firhand menjadi pembalap Indonesia pertama yang mengonfirmasi keikutsertaannya di British Formula 4 Championship, sekaligus pembalap Indonesia pertama pada 2026 yang secara resmi memasuki ajang balap Formula internasional.
Menanggapi transisi tersebut, Qarrar menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh. Dikatalannya, musim 2026 menjadi langkah penting dalam perjalanan kariernya.
Baginya, beralih ke balap Formula adalah tantangan besar yang membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan disiplin tinggi. "Saya ingin terus belajar, berkembang, dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk membawa nama Indonesia ke level yang lebih tinggi di dunia balap internasional,” ujar Qarrar Firhand.
Wakil Ketua Umum Olahraga Prestasi PP Ikatan Motor Indonesia (IMI) Ananda Mikola berharap Qarar bisa pelan-pelan menunjukkan hasil positif di ajang yang akan diikutinya.
Selain itu, eks pembalap itu juga tak ingin Qarar yang baru berusia 15 tahun terbebani dan terlalu pressure. "Karena dia masih muda. Kami harap suatu hari nanti ada pembalap yang bisa tampil di kancah dunia," ucapnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
