
Anthony Sinisuka Ginting. (Dok. PBSI)
JawaPos.com - Anthony Sinisuka Ginting menandai comebacknya di Istora Senayan dengan mulai dari babak kualifikasi Indonesia Masters 2026. Ia mengakui ada rasa tegang menghampiri jelang pertandingan dimulai.
Anthony Ginting harus memulai Indonesia Masters 2026 dari babak kualfikasi. Kondisi ini terjadi lantaran ranking BWF dirinya anjlok hingga urutan 76 dunia akibat minim ikut turnamen sepanjang 2025.
"Pastinya pertandingan hari ini, ya puji Tuhan bersyukur. Bisa main hari ini pun juga berkat dari Tuhan. Karena memang dari list awal mula pertandingan Indonesia Masters, tadi kan belum masuk juga, masih menunggu beberapa nomor kalau nggak salah," tutur Anthony Ginting usai pertandingan.
Keikutsertaan Ginting di Indonesia Masters 2026 memang baru ditentukan pada detik-detik akhir. Dirinya bisa ikut serta setelah hingga sehari jelang turnamen dimulai, ada lima pemain yang menyatakan mundur.
Anthony Ginting bahkan sempat masuk daftar cadangan ke-11 pada saat pendaftaran Indonesia Masters 2026 dibuka akhir tahun lalu.
"Dan kemarin last minute sudah dikasih tahu buat main. Jadi memang dari awal, ya apa ya. Main nggak main tetap persiapin ke Indonesia Masters. Karena kan kita nggak ada yang tahu, masuk atau nggaknya," terang Ginting.
"Jadi memang, ya hari ini cukup, apa ya, memulai tahun 2026, main di Istora dengan hati yang bersyukur sih. Jadi memang itu sih yang dirasakan," tambah dia.
Anthony Ginting pun mengawali Indonesia Masters 2026 dengan cukup baik. Dia mampu mengandaskan pemain Thailand, Kantaphon Wangcharoen dengan skor 21-12, 21-7 di Istora Senayan, Selasa (20/1).
Diakui Ginting, ada rasa tegang dan gugup yang menghampiri. Sebab ini jadi kali pertama dia tampil di Istora lagi srtelah pada tahun lalu absen di Indonesia Masters maupun Indonesia Open.
"Karena memang jujur aja, baru main lagi kali ini di Istora, tadi sebelum main bilang ke istri, ke Mitzi (Abigail Purnama) juga bilang, kok tegang ya, maksudnya agak beda kayak biasanya gitu. Cuman, ya puji Tuhan tadi masuk lapangan, di lapangan bisa ngatasi dengan baik sih," tutur Ginting.
Karier Anthony Ginting memang sempat anjlok. Selepas Olimpiade Paris 2024, dia menjalani pemulihanbcedera tulang rawan dan peradangan otot di bahu bagian kanan. Cedera itu sudah ia rasakan dari sebelum berlaga di Olimpiade.
Proses pemulihannya cukup panjang. Dia harus melewatkan banyak turnamen di awal 2025, mulai dari Malaysia Open, India Open, Indonesia Masters hingga All England 2025. Lalu absen di Badminton Asia Championships 2025 pada April.
Ginting baru kembali tampil pada Juli 2025 dengan berlaga di Japan Open 2026. Sejumlah turnamen diikuti, termasuk Kejuaraan Dunia 2025 dan French Open 2025 pada Oktober. Namun hasil yang diraih Ginting buruk karena sering langsung terhenti di babak pertama.
Rentetan hasil itu yang membuat ranking Ginting terjun bebas hingga di luar 70 dunia. Dirinya pun mengakui bahwa 2025 bukan lah tahun yang mudah untuk dilewati. Sehingga pada 2026 ini, Ginting merasa kariernya dimulai dari awal lagi.
"Jadi memang melihat tahun 2025 memang juga nggak gampang buat saya. Banyak ujian dan nggak semulus itu juga. Jadi memang waktu beralih ke tahun 2026, memang saya coba reflect tahun 2025 seperti apa. Dan ya, memang jalan yang harus ditempuh bisa dibilang mulai dari awal lagi, khususnya di Indonesia Masters ini, dari kualifikasi lagi," tutur dia.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
