
Elena Rybakina healing dengan berlibur ke Sardinia setelah gagal memepertahankan gelar Wimbledon.
JawaPos.com – Tak ada perayaan berlebihan yang ditunjukkan Elena Rybakina seusai mengalahkan Aryna Sabalenka 6-4, 4-6, 6-4 di final Australian Open (AO) 2026, Sabtu (31/1). Petenis yang dijuluki ‘Ice Queen’ itu hanya mengepalkan tangan kirinya, tersenyum tipis, dan langsung memberi pelukan hangat kepada Sabalenka.
Meski terlihat tenang, tapi Rybakina jelas bangga dengan capaian tersebut. Apalagi, dia meraihnya dengan cara dramatis: sempat tertinggal 0-3 di set ketiga.
“Saya tidak menyangka bisa membalikkan keadaan. Aryna lawan yang sangat tangguh, tetapi saya sangat senang kali ini saya bisa meraih trofi,” tutur Rybakina dikutip dari laman Youtube AO.
Final AO 2026 di Rod Laver Arena, Melbourne Park merupakan ulangan final tiga tahun lalu. Bedanya, pada 2023 silam, Rybakina kalah tiga set 6-4, 3-6, 4-6 dari Sabalenka. Pengalaman itu jadi pelajaran penting bagi petenis 26 tahun asal Kazakhstan itu.
“Aryna bermain sangat bagus di pertandingan itu. Dia berani mengambil risiko. Jadi saya tahu hari ini, jika saya punya kesempatan memimpin, saya perlu mencoba pukulan-pukulan berisiko dan langsung menyerang,” bebernya.
Tampil Tenang dan Agresif
Strategi agresif dan tampil tenang di saat kritis jadi kunci. Rybakina akhirnya meraih gelar grand slam kedua setelah Wimbledon 2022. Segala keunggulan tersebut diakui oleh Sabalenka.
“Saya sempat unggul 3-0. Saya mungkin kehilangan fokus, skor menjadi 3-4. Dia (Rybakina) lebih baik dalam mengatasi momen penuh tekanan itu, itu pasti,” tutur Sabalenka.
Gelar juara AO 2026 jadi bukti konsistensi Rybakina selama setengah tahun terakhir. Sempat berada di posisi 13 pada Juli 2025, kini peringkatnya naik drastis ke posisi 3 dunia.
Sejak Wimbledon 2025 dia telah mencatatkan 38 kemenangan, terbanyak di antara seluruh petenis putri. Selama 21 pertandingan terakhir, dia juga hanya kalah sekali.
Setelah mengoleksi dua gelar grand slam, Rybakina belum mau berhenti. “Ya, saya punya tujuan besar. Tentu saja, waktu akan membuktikan, tetapi kami pasti akan terus bekerja. Mudah-mudahan saya bisa mencapainya,’’ papar Rybakina soal target peringkat satu dunia.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
