
Erick Thohir menyebut Kemenpora telah menyiapkan 20 ambisi dan program besar Kemenpora untuk 2026. (Dok: Kemenpora)
JawaPos.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menjamin kerahasiaan identitas atlet panjat tebing yang melapor sebagai korban kekerasan fisik dan pelecehan seksual yang jumlahnya bertambah dari delapan menjadi 10 atlet.
"Negara berpihak kepada atlet, melindungi kerahasiaan identitas pelapor dan memberikan perlindungan penuh bagi mereka dari segala bentuk tekanan, intimidasi," kata Erick Thohir dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat.
Dia menyampaikan hal itu menanggapi bertambahnya jumlah atlet panjat tebing yang melapor sebagai korban kasus dugaan kekerasan fisik dan pelecehan seksual oleh kepala pelatih mereka.
Sebelumnya, jumlah atlet yang melaporkan dugaan kekerasan fisik dan pelecehan seksual terdiri dari lima atlet putra dan tiga atlet putri. Kini, dua atlet lagi juga melaporkan dugaan kasus yang sama sehingga total sementara menjadi 10 orang.
Selain menjamin kerahasiaan identitas atlet pelapor, Menpora juga mendorong agar para korban mendapat pendampingan hukum dan psikologi jangka panjang untuk menjaga masa depan para korban.
Baca Juga:Imran Nahumarury Resmi Jadi Pelatih Semen Padang, Usung Misi Selamatkan Kabau Sirah dari Degradasi
Menurutnya, kasus tersebut menjadi momentum evaluasi secara menyeluruh terhadap sistem pembinaan atlet di lingkungan pemusatan latihan nasional (Pelatnas).
Mekanisme pengawasan, kata dia, harus diperkuat sistem pelaporan yang aman dan rahasia, serta pelindungan atlet di seluruh cabang olahraga.
Sebagai langka mitigasi, pihaknya juga telah menghadirkan saluran bagi para atlet untuk melapor dugaan kasus kekerasan atau pelecehan melalui situs: pengaduan.atlet@kemenpora.go.id.
Sebelumnya, Menpora telah menyatakan dukungan terhadap Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) yang mendampingi dan memfasilitasi para atlet terduga korban untuk melaporkan kasus itu ke Kepolisian.
Dia menginginkan agar kasus tersebut di usus secara tuntas dan jika pelaku terbukti bersalah maka perlu mendapatkan hukuman yang maksimal untuk menciptakan efek jerah agar kasus serupa tidak terjadi lagi.
Menpora menambahkan bahwa setiap atlet berhak mendapatkan lingkungan olahraga yang aman, bermartabat, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
"Pemerintah tidak akan menoleransi tindakan kekerasan seksual dalam dunia olahraga," katanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Prediksi Susunan Pemain Sevilla vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Go Ahead Eagles di Liga Belanda 2026/2027: Kans Tuan Rumah Pesta Gol!
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Real Sociedad vs Espanyol: Los Periquitos Bisa Curi Poin di Anoeta?
Prediksi Skor Leeds United vs Brentford: The Bees Siap Sengat Tuan Rumah di Elland Road!
