
Alwi Farhan melaju ke babak selanjutnya All England 2026. (Dok. PBSI)
JawaPos.com - Tunggal putra Indonesia Alwi Farhan memiliki cara sederhana untuk meredakan ketegangan saat bertanding di BWF World Tour Super 300 Swiss Open 2026, yakni dengan menepuk dada untuk menjaga ketenangan di tengah tekanan pertandingan, dikutip dari ANTARA.
Menurut Alwi, gestur tersebut merupakan bagian dari upayanya mengontrol diri karena besarnya keinginan untuk meraih kemenangan kerap memunculkan tekanan dari dalam diri.
“Itu untuk melepaskan ketegangan dan salah satu cara menenangkan diri saja sih. Karena keinginan menangnya besar jadi ada sedikit tekanan dari dalam diri yang coba ditenangkan,” kata Alwi dalam keterangan resmi PP PBSI, Jumat.
Ia mengatakan tekanan sudah dirasakan sejak awal pertandingan babak 16 besar saat menghadapi wakil Singapura Jia Heng Jason Teh di St. Jakobshalle, Kamis waktu setempat. Namun ia berusaha tetap fokus dan mencari cara untuk keluar dari situasi tersebut.
“Saya tertekan sejak awal tapi alhamdulillah bisa keluar dari tekanan. Saya selalu mencoba mencari cara dalam kondisi apa pun, mau ketinggalan atau unggul, sebelum pertandingan selesai semuanya masih mungkin,” ujarnya.
Alwi menambahkan upaya menjaga ketenangan menjadi hal penting agar ia bisa tampil lebih konsisten sepanjang pertandingan.
“Saya berusaha lebih tenang dan lebih mengontrol diri. Sempat beberapa kali di dalam diri masih suka ricuh jadi saya mencoba menenangkan diri sendiri,” katanya.
Menghadapi lawan dengan keunggulan postur dan kekuatan serangan, Alwi mengaku mencoba tetap percaya diri dengan bermain lebih berani dan menjaga konsistensi permainan.
Pada pertandingan berikutnya, Alwi dijadwalkan menghadapi wakil Hong Kong Jason Gunawan. Ia mengatakan laga tersebut tidak akan mudah sehingga perlu kembali mempersiapkan diri dengan baik.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
