
Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari minta semua cabor memiliki aturan main agar tidak ada kasus kekerasan hingga pelecehan seksual di olahraga. (Istimewa)
JawaPos.com–Kasus kekerasan hingga pelecehan seksual di lingkungan olahraga membuat NOC Indonesia meminta semua cabang olahraga (cabor) memiliki aturan main yang jelas.
Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari mencontohkan, saat menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI), ada sistem monitoring. Mulai dari pelatih, kepala pelatih, manajer, binpres, hingga ke ketua umum.
”Nah itu merupakan sistem monitoring di balap sepeda pada saat itu. Jadi sangat penting dari setiap cabor memiliki sistem monitoring,” ujar Raja Sapta Oktohari di Jakarta.
Baca Juga: PB Akuatik Indonesia Gelar Kejuaraan Renang Perairan Terbuka di Bali Dukung Sport Tourism
Okto sapaan akrab Raja Sapta Oktohari menuturkan, dengan sistem monitoring, proses pelatihan sesuai kode etik dari masing-masing cabor bisa dilaksanakan tanpa kekhawatiran. Baik dari atlet maupun pelatih.
”Jangan sampai dengan isu yang berkembang ke depan kualitas pelatihan atau pembinaan prestasi di cabor justru malah kendor,” ujar Raja Sapta Oktohari
Dia berharap prestasi Indonesia di setiap cabor semakin meningkat dengan metode atau proses pelatihan yang sesuai dengan kode etik atau aturan main yang telah disepakati. Baik di cabor maupun dari international federation masing-masing.
Baca Juga: Janice Tjen Berpotensi Berhadapan dengan Petenis Nomor Tiga Dunia Elena Rybakina di Miami Open
”Apa yang sedang kita hadapi saat ini Itu bisa diambil langkah-langkah yang strategis dan taktis. Sehingga tidak ada keraguan dalam proses pembinaan prestasi, dan prestasi Semua tidak dirugikan,” ungkap Raja Sapta Oktohari.
Safeguarding Officer Tabitha Sumendap menambahkan, sudah membuat program satu tahun ke depan yang didistribusikan ke seluruh federasi cabor. ”Yang akan kami lakukan adalah kami mengedukasi, membawa awareness ini,” ucap Tabitha Sumendap.
Selain itu, Tabitha menyebutkan, saat ini membuat SOP pelaporan untuk perlindungan atlet dan juga kode etik untuk atlet, pelatih, dan asisten pelatih. ”Kami bawa nanti ke setiap cabor. Nanti dari situ kami akan diskusi sesuai dengan kebutuhan cabor masing-masing,” ucap Tabitha Sumendap.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
