Logo JawaPos
Author avatar - Image
23 Maret 2026, 14.38 WIB

Hasil Orleans Masters Alarm Bagi Indonesia Jelang Piala Thomas 2026

Tim bulu tangkis putra China melakukan selebrasi usai menang atas Indonesia di Chengdu Hi Tech Zone Sports Center Gymnasium, Chengdu, China, Minggu (5/5/2024). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nym. - Image

Tim bulu tangkis putra China melakukan selebrasi usai menang atas Indonesia di Chengdu Hi Tech Zone Sports Center Gymnasium, Chengdu, China, Minggu (5/5/2024). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nym.

JawaPos.com - Hasil Orleans Masters 2026 yang menghasilkan juara dari empat negara berbeda menjadi gambaran ketatnya persaingan bulu tangkis dunia, sekaligus alarm bagi Indonesia menjelang berlangsungnya Piala Thomas 2026, dikutip dari ANTARA.

Tuan rumah Prancis mencuri perhatian dalam turnamen BWF World Tour Super 300 tersebut yang berlangsung hingga Minggu di Palais des Sports, Orleans, lewat keberhasilan merebut dua gelar juara lewat tunggal putra Alex Lanier dan ganda campuran Thom Gicquel/Delphine Delrue.

Sektor tunggal putra bahkan diwarnai All-French Finals, ketika Lanier bertemu Toma Junior Popov dan merebut gelar lewat kemenangan 21-11, 21-13. Hasil tersebut menunjukkan ketangguhan sektor tunggal putra Prancis yang juga memiliki Christo Popov.

Performa tersebut menjadi catatan penting bagi Indonesia karena Prancis merupakan salah satu lawan di Grup D Piala Thomas 2026 bersama Thailand dan Aljazair.

Dengan komposisi tiga tunggal putra muda seperti Christo Popov, Alex Lanier, dan Toma Junior Popov, Prancis berpotensi memberikan perlawanan sengit bagi Indonesia yang memiliki pemain seperti Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Alwi Farhan, dan Moh. Zaki Ubaidillah.

Selain sektor tunggal, Prancis juga memiliki opsi tambahan melalui fleksibilitas pemain seperti Toma Junior Popov yang dapat bermain di ganda putra bersama Christo Popov maupun Thom Gicquel dalam pertandingan beregu.

Kendati demikian, Indonesia tentu masih memiliki modal besar menyongsong Piala Thomas 2026 sebagai negara tersukses kejuaraan bulu tangkis beregu putra tersebut dengan koleksi 14 gelar, serta performa yang relatif stabil dari para pemainnya dalam beberapa turnamen terakhir.

Selain keberhasilan Prancis, Jepang juga menunjukkan konsistensi dengan merebut dua gelar di Orleans Masters 2026 melalui Sumire Nakade/Miyu Takahashi di sektor ganda putri serta Nozomi Okuhara di tunggal putri.

China turut mengamankan satu gelar melalui pasangan ganda putra Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi yang mengalahkan wakil Jepang Hiroki Okamura/Kyohei Yamashita 21-19, 21-14.

Secara keseluruhan, hasil Orleans Masters 2026 bisa menjadi acuan dan jadi gambaran awal Indonesia menghadapi calon lawan di Piala Thomas 2026, yang dijadwalkan berlangsung di Horsens, Denmark, pada 24 April s.d. 3 Mei nanti.

Rekap final Orleans Masters 2026:

Tunggal putra: Alex Lanier (Prancis) vs Toma Junior Popov (Prancis) 21-11, 21-13
Tunggal putri: Nozomi Okuhara (Jepang) vs Pitchamon Opatniputh (Thailand) 21-15, 21-15
Ganda putra: Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi (China) vs Hiroki Okamura/Kyohei Yamashita (Jepang) 21-19, 21-14
Ganda putri: Sumire Nakade/Miyu Takahashi (Jepang) vs Lin Chih-Chun/Yang Chu Yun (Taiwan) 22-20, 12-21, 21-18
Ganda campuran: Thom Gicquel/Delphine Delrue (Prancis) vs Mathias Christiansen/Alexandra Boje (Denmark) 21-19, 21-13

Editor: Banu Adikara
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore