Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 April 2026 | 14.26 WIB

Rakernas Jadi Momentum Konsolidasi Internal PB Muaythai Indonesia

Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) Gelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 di Hotel Bidakara, Jakarta. (Istmewa) - Image

Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) Gelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 di Hotel Bidakara, Jakarta. (Istmewa)

JawaPos.com–Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pengurus Besar (PB) Muaythai Indonesia (MI) 2026 menjadi momentum konsolidasi organisasi di tengah adanya dinamika kepengururan. Internal organisasi bergejolak setelah 30 pengurus provinsi (pengprov) menyampaikan mosi tidak percaya kepada PBMI.

Ketua Umum PBMI LaNyalla Mahmud Mattalitti merespons langsung situasi tersebut. Dia menegaskan tuduhan yang dilayangkan tidak memiliki dasar yang kuat dan telah dibantah melalui program kerja yang berjalan.

”Kami telah menunjukkan seluruh bukti bahwa organisasi berjalan dengan baik dan program pembinaan tetap terlaksana. Tuduhan tersebut tidak terbukti dan justru merugikan organisasi,” ujar LaNyalla.

Dia menegaskan, PBMI telah mengambil langkah organisasi dengan membekukan kepengurusan provinsi yang dianggap melayangkan tuduhan tanpa dasar. Keputusan tersebut, menurut dia, telah sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Menurut LaNyalla, dinamika tersebut tidak boleh mengganggu jalannya pembinaan atlet maupun program kerja organisasi ke depan. Karena itu, mantan ketua umum PSSI tersebut memastikan PB MI tetap berkomitmen menjaga transparansi dan keberlanjutan program.

Di tengah situasi tersebut, Rakernas tetap berlangsung sebagai forum konsolidasi untuk merumuskan arah organisasi periode 2026–2027. Agenda utama mencakup penguatan struktur organisasi, peningkatan kualitas pembinaan atlet, serta pengembangan muaythai sebagai bagian dari industri olahraga nasional.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menilai muaythai memiliki potensi besar untuk berkembang. Baik dari sisi prestasi maupun kontribusi ekonomi.

”Saya yakin muaythai dapat berkembang lebih luas dan memberi kontribusi nyata terhadap ekonomi serta penciptaan lapangan kerja,” ujar Erick.

Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menekankan pentingnya menjaga tata kelola organisasi di tengah dinamika yang terjadi. Dia mengingatkan agar seluruh program tetap berjalan sesuai dengan AD/ART.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore