
Extreme Ironing, salah satu olahraga aneh di dunia. (Istimewa)
JawaPos.com – Kata 'olahraga' biasanya identik dengan sepak bola, bulu tangkis, lari, dan sejumlah olahraga lumrah lainnya. Namun di berbagai belahan dunia, ada sejumlah olahraga yang tergolong unik bahkan terdengar aneh.
Meski terkesan tidak biasa, olahraga-olahraga ini memiliki aturan resmi, komunitas, bahkan kompetisi internasional.
Dalam kajian Antropologi dan Sosiologi, olahraga tradisional seperti ini sering muncul dari budaya lokal, festival rakyat, atau kebiasaan masyarakat yang kemudian berkembang menjadi kompetisi. Berikut 10 olahraga paling aneh di dunia yang benar-benar ada, dikutip dari berbagai sumber:
Cooper's Hill Cheese-Rolling and Wake adalah lomba mengejar roda keju yang digelindingkan dari bukit curam di Gloucestershire, Inggris. Peserta harus berlari menuruni bukit dengan kemiringan ekstrem untuk mengejar keju tersebut.
Olahraga ini terkenal berbahaya karena banyak peserta terpeleset atau terguling. Meski begitu, pemenang tetap ditentukan oleh siapa yang pertama mencapai garis akhir atau mendapatkan keju.
Wife Carrying World Championship adalah kompetisi menggendong istri sambil melewati rintangan seperti air dan pasir. Olahraga ini berasal dari Finlandia dan kini menjadi ajang internasional.
Pemenang biasanya mendapatkan hadiah berupa berat badan sang istri dalam bentuk bir atau uang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022