
ILUSTRASI. Ring tinju. (ANTARA)
JawaPos.com – Tren olahraga tarung atau combat sport seperti tinju, kickboxing dan MMA di kalangan umum menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, terutama di kalangan generasi muda di Indonesia. Pertumbuhan ini tak hanya terlihat dari sisi popularitas, tetapi juga dari semakin banyaknya ajang kompetisi yang membuka ruang bagi atlet daerah untuk berkembang.
Fenomena ini turut didorong oleh kemasan pertandingan yang lebih modern, memadukan unsur olahraga dan hiburan. Format tersebut dinilai efektif menarik perhatian publik sekaligus melahirkan talenta baru dari berbagai wilayah.
Salah satu ajang yang akan digelar adalah NEX Road to Champion, yang menjadi wadah pencarian bakat bagi petarung muda dalam empat kelas pertandingan. Kompetisi seperti ini memperlihatkan semakin terbukanya akses bagi atlet untuk meniti karier di dunia combat sport.
Namun, di balik meningkatnya minat dan intensitas pertandingan, isu keselamatan atlet menjadi perhatian penting. Risiko cedera hingga kecelakaan dalam olahraga tarung membuat perlindungan dan kesiapan medis menjadi kebutuhan mendesak.
Keseimbangan antara ekspansi kompetisi dan perlindungan atlet diyakini menjadi kunci agar olahraga ini dapat berkembang secara berkelanjutan dan profesional.
Chief of Distribution Officer Avrist Assurance, Fakhrul Razy, menekankan pentingnya aspek perlindungan dalam industri yang terus berkembang ini.
“Kehadiran kami menjadi bentuk nyata dan komitmen dalam memberikan dukungan terhadap keselamatan dan profesionalisme atlet, sekaligus menegaskan pentingnya aspek perlindungan dalam industri yang terus berkembang ini,” ujarnya.
Selain perlindungan asuransi, penyelenggara juga mulai melibatkan fasilitas medis di lokasi pertandingan, termasuk ambulans dan tenaga kesehatan yang bersiaga. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya meminimalkan risiko sekaligus meningkatkan standar penyelenggaraan kompetisi.
Menurut Fakhrul, pendekatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi komunitas olahraga mengenai pentingnya manajemen risiko sejak dini. “Dengan adanya jaminan perlindungan, para atlet diharapkan dapat menunjukkan performa terbaik mereka dengan aman tanpa rasa khawatir,” tutupnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022