
Ilustrasi seseorang sedang menyelam, menikmati indahnya taman bawah laut.
JawaPos.com - Marine Actions Expo (MAX) 2026 yang dihelat selama tiga hari pada 24–26 April 2026 pukul 10.00–22.00 WIB di Kartika Expo Center Balai Kartini, Jakarta tak hanya bicara peluang ekonomi maritim. Forum ini justru menyoroti dua isu yang kerap terlewat: keselamatan pekerja laut dan keadilan bagi pelaku lokal.
Co-Founder MAX Aishah Gray dalam keterangan tertulisnya menegaskan, konsep blue economy tidak cukup berhenti pada pertumbuhan industri.
"Blue economy harus berarti kesejahteraan bagi masyarakat pesisir, bagi nelayan, bagi pemandu wisata, bagi operator lokal, dan bagi generasi muda maritim Indonesia,” ujar Aishah.
Salah satu sorotan utama adalah minimnya infrastruktur keselamatan bagi penyelam. Tingginya aktivitas wisata selam belum diimbangi dengan ketersediaan fasilitas medis, sistem evakuasi, dan layanan hiperbarik. Kondisi ini dinilai berisiko, karena banyak kasus justru memburuk akibat keterlambatan penanganan, bukan semata kecelakaan di laut.
“Ada satu hal penting yang tidak boleh dilupakan ketika kita bicara industri bahari, yaitu keselamatan. Industri ini bernilai besar, perputarannya miliaran rupiah, tetapi nyawa penyelam kita masih sering bergantung pada akses fasilitas hiperbarik yang terbatas. Banyak kejadian bukan semata karena kecelakaan di laut, tetapi karena keterlambatan penanganan,” ungkapnya.
Di sisi lain, MAX juga menyoroti ketimpangan peluang bagi pelaku lokal. Di tengah terbukanya investasi dan kolaborasi global, akses kerja bagi penyelam, instruktur, dan operator lokal dinilai harus tetap dilindungi agar tidak tersisih di rumah sendiri.
“Kita tentu terbuka terhadap kolaborasi global. Tetapi peluang kerja bagi penyelam lokal, instruktur lokal, pemandu lokal, dan pelaku usaha lokal harus tetap terjaga secara adil. Laut kita harus memberi manfaat pertama-tama bagi rakyat kita sendiri,” kata Aishah
Expo ini menjadi ruang temu berbagai pihak—industri, pemerintah, komunitas, hingga investor—untuk membahas arah pengembangan sektor bahari yang lebih inklusif. Selama tiga hari, agenda mencakup pameran, forum bisnis, hingga edukasi konservasi.
Founder MAX, Nunung Hasan menekankan bahwa inisiatif ini bukan sekadar event, melainkan upaya jangka panjang membangun ekosistem maritim yang berkelanjutan.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
