
Alex Zanardi. (Dok. BBC)
JawaPos.com - Suasana grid Grand Prix Miami berubah hening pada Sabtu (2/5). Jelang sprint dimulai, seluruh elemen Formula 1 baik pembalap, kru dan ofisial memberikan penghormatan terakhir kepada Alex Zanardi.
Mantan pembalap Formula 1 yang kemudian beralih menjadi atlet Paralimpiade itu wafat pada usia 59 tahun pada Jumat (1/5).
Presiden dan CEO Formula 1, Stefano Domenicali memimpin sesi mengheningkan cipta. “Saya sangat sedih atas kepergian sahabat saya, Alex Zanardi,” ujar Domenicali dikutip dari Motorsport.
“Dia adalah pribadi yang benar-benar inspiratif, baik sebagai manusia maupun atlet. Saya akan selalu mengingat kekuatan luar biasanya.”
Ya, Zanardi memang sosok inspiratif di dunia motorsport. Pembalap asal Italia tersebut kehilangan kedua kakinya akibat kecelakaan hebat di Lausitzring, Jerman, pada 2001 dalam ajang CART. Meski begitu, kondisi tersebut tidak menghentikan kariernya.
Dia beralih ke handcycling dan memenangkan empat medali emas serta dua perak di Paralimpiade 2012 dan 2016.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
