
Veda Ega Pratama tampil impresif usai comeback dari posisi 17 ke 6 di Moto3 Spanyol 2026. Instagram @veda_45)
JawaPos.com - Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, meraih hasil cukup manis pada hari pertama Moto3 Prancis 2026 dengan lolos langsung ke kualifikasi kedua (Q2). Hasil tersebut menjadi modal bagus bagi Veda Ega untuk bersaing merebut pole position pada sesi kualifikasi yang akan berlangsung hari ini, Sabtu (9/5/2026).
Veda Ega memulai rangkaian Moto3 Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans dengan kecepatan yang kompetitif. Pada sesi latihan bebas (FP1), dia berada di posisi kesembilan. Kemudian di sesi latihan (practice), dia meningkatkan kecepatannya.
Veda Ega tampil tampil begitu solid dalam sesi tersebut hingga sukses menempatkannya di posisi ke-9 pada kualifikasi dengan catatan waktu 1 menit 40,799 detik. Kesuksesan tersebut sekaligus membuatnya tak perlu memainkan Q1, melainkan langsung lolos ke Q2 pada sesi kualifikasi nanti.
"Hari ini adalah hari pertama yang positif bagi kami di Le Mans. Langsung lolos ke Q2 sangat penting karena memberi kami lebih banyak waktu untuk fokus pada persiapan kualifikasi," ujar Veda Ega dalam keterangan resmi Honda Team Asia, dikutip Sabtu (9/5/2026).
Meski demikian, Veda Ega masih belum puas. Pembalap berusia 17 tahun itu mengatakan masih ada pekerjaan rumah yang perlu dibenahi sebelum menjalani sesi kualifikasi Moto3 Prancis 2026. Terlebih, ia berjarak setengah detik dari David Munoz (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) yang menjadi tercepat di sesi latihan.
"Kami masih sekitar setengah detik dari pembalap tercepat, jadi tentu saja masih ada pekerjaan yang harus dilakukan, tetapi saya pikir kami bergerak ke arah yang benar selangkah demi selangkah," ucap Veda Ega.
Veda Ega merasa cukup percaya diri dalam manatap hari kedua Moto3 Prancis 2026 ini, terkhusus sesi kualifikasi. Pembalap kelahiran Gunungkidul itu bertekad meningkatkan kecepatannya dan meraih hasil terbaik demi start dari barisan depan.
"Perasaan dengan motor semakin membaik sepanjang hari dan tim bekerja dengan sangat baik. Saya merasa percaya diri dan nyaman dengan pengaturan, terutama dalam kecepatan balapan, dan sekarang tujuannya adalah untuk terus meningkatkan performa di kualifikasi," tuturnya.
"Kondisi Le Mans dapat berubah dengan sangat cepat, jadi kita perlu tetap fokus dan siap untuk setiap situasi," pungkas Veda Ega.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022