
Veda Ega Pratama bersiap menghadapi persaingan ketat Q1 Moto3 Catalunya 2026 melawan David Munoz, Alvaro Carpe, dan Guido Pini. (Honda Team Asia)
JawaPos.com — Performa Veda Ega Pratama di Moto3 2026 sukses mematahkan keraguan publik terhadap kemampuan pembalap muda Indonesia di level dunia. Tampil kompetitif sejak awal musim dan konsisten bersaing di barisan depan, Veda menjadi rookie yang langsung mencuri perhatian paddock Moto3 berkat adaptasi cepat, mental matang, dan strategi balap yang cerdas.
Nama Veda Ega Pratama kini mulai diperhitungkan di ajang Moto3 2026.
Pembalap muda asal Indonesia itu tampil mengejutkan karena mampu menembus persaingan ketat melawan rider-rider Eropa dan Amerika yang lebih dulu berpengalaman di level dunia.
Musim debut biasanya menjadi fase tersulit bagi seorang rookie di Moto3. Namun Veda justru mampu mematahkan banyak anggapan lama yang selama ini dianggap sulit ditembus pembalap Asia Tenggara.
Keberhasilan itu tidak datang secara instan. Ada kombinasi kerja keras, pengalaman dari ajang junior, hingga kemampuan membaca balapan yang membuat Veda tampil sangat kompetitif sejak seri-seri awal Moto3 2026.
Salah satu mitos terbesar di Moto3 adalah sulitnya proses adaptasi rookie terhadap karakter motor spesifikasi Grand Prix.
Banyak pembalap membutuhkan setidaknya setengah musim untuk memahami karakter sasis, pengereman, hingga agresivitas mesin Moto3.
Baca Juga:Media Italia Sampai Tercengang! Veda Ega Disebut Pembalap Paling Gacor di Moto3 Catalunya 2026
Namun Veda Ega Pratama mematahkan anggapan tersebut lewat performa impresif sejak tes pramusim. Ia mampu memahami karakter motor dengan cepat sehingga langsung tampil kompetitif saat memasuki balapan awal musim 2026.
Motor Moto3 memiliki karakter yang jauh lebih agresif dibanding motor di ajang junior seperti Asia Talent Cup atau Red Bull Rookies Cup.
Perbedaan akselerasi, kecepatan menikung, hingga teknik pengereman membuat banyak rookie kesulitan menemukan ritme terbaiknya.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
