
Veda Ega Pratama tampil impresif di Moto3 Catalunya 2026 dengan finis posisi kedelapan dan top speed mencapai 247,1 km/jam. (Honda Team Asia)
JawaPos.com — Rider muda Indonesia Veda Ega Pratama langsung mengguncang Moto3 2026 usai menempati posisi keenam klasemen dunia dengan koleksi 37 poin dari empat seri awal musim. Pembalap Honda Team Asia itu bahkan mendapat pujian khusus dari legenda MotoGP Hiroshi Aoyama yang menyebutnya sebagai rookie paling fenomenal musim ini.
Performa Veda Ega Pratama Moto3 2026 menjadi sorotan karena mampu tampil konsisten di tengah dominasi motor KTM di kelas Moto3.
Baca Juga:Mengejutkan! Veda Ega Pratama Belum Pernah Menang Sekalipun, Tapi Sudah Salip 2 Juara Moto3 2026
Rider asal Indonesia itu bahkan disebut sebagai “anomali” karena sanggup bersaing menggunakan motor Honda yang secara teknis masih kalah kompetitif dibanding tim papan atas.
Veda Ega Pratama Moto3 2026 langsung mencuri perhatian sejak seri pembuka di Thailand sebelum melanjutkan tren positif di Brasil, Austin, dan Jerez.
Dari empat race awal musim, ia sukses mengumpulkan 37 poin sekaligus memimpin klasemen Rookie of the Year.
Catatan itu membuat Veda unggul jauh dari banyak rookie Eropa dan Asia yang lebih dulu diprediksi bersinar musim ini. Bahkan rekan setimnya di Honda Team Asia, Zen Mitani, masih belum mampu meraih satu poin pun hingga seri keempat.
Keberhasilan Veda makin terasa spesial karena Honda Team Asia belum sepenuhnya mampu menyaingi performa motor KTM di Moto3 2026.
Tim-tim KTM masih mendominasi klasemen konstruktor dan konsisten menguasai podium di hampir seluruh seri awal musim.
Hiroshi Aoyama menilai pencapaian Veda bukan sekadar hasil keberuntungan rookie yang tampil mengejutkan di awal musim. Menurut mantan juara dunia GP250 itu, Veda punya kualitas komplet yang jarang dimiliki pembalap debutan.
Baca Juga:Hasil Moto3 Catalunya 2026! Valentin Perrone Rebut Pole, Veda Ega Pratama Start P20 Usai Gagal ke Q2
“Ini bukan sekadar cepat, tapi juga cerdas dalam membaca balapan,” ujar Hiroshi Aoyama saat memuji perkembangan pembalap muda Indonesia tersebut.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
