
Pembalap Moto3 asal Malysia Hakim Danish (kiri) catat sejarah usai podium di posisi ketiga. (@hakimdanish_13/Instagram).
JawaPos.com - Pembalap muda asal Malaysia Hakim Danish Ramli mencatatkan pencapaian bersejarah dalam kariernya setelah meraih podium perdana di ajang Moto3. Danish finis di posisi ketiga pada GP Italia yang berlangsung di Sirkuit Mugello, Minggu (31/5).
Danish sebenarnya tampil impresif sejak sesi kualifikasi dengan mencatatkan waktu tercepat kedua, namun berhak start dari pole position setelah pembalap tercepat, David Almansa (Liqui Moly Dynavolt Intact GP), tidak dapat mengikuti balapan akibat sakit radang amandel.
Meski balapan berlangsung ketat, kemenangan akhirnya diraih oleh Brian Uriarte yang juga merupakan rival lama Danish saat masih berlaga di Red Bull Rookies Cup. Uriarte menyentuh garis finis dengan catatan waktu 33 menit 7,801 detik.
Baca Juga:Hasil Moto3 Italia 2026: Veda Ega Pratama Finis Posisi 8, Hakim Danish Podium 3 di Sirkuit Mugello
Rekan setim Uriarte di Red Bull KTM Ajo, Alvaro Carpe, finis di posisi kedua dengan selisih +0,418 detik, memastikan timnya meraih hasil satu-dua di Mugello. Sementara itu, Danish berhasil mengunci posisi ketiga dengan selisih tipis +0,456 detik dari pemenang. Danish bahkan harus bekerja keras hingga lap terakhir untuk mempertahankan posisinya dari tekanan Adrian Fernandez (Leopard Racing) yang finis keempat hanya terpaut +0,482 detik.
Capaian itu menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya sejak 2016, pembalap Malaysia kembali naik podium di kelas Moto3. Prestasi itu terakhir kali diraih oleh Khairul Idham Pawi saat menjuarai GP Jerman.
Sebelum hasil moncernya di Italia, pencapaian terbaik Danish musim ini ialah finis di posisi ketujuh pada seri Catalunya awal bulan Mei. Sebagai pembalap rookie bersama tim Aeon Credit-MT Helmets-MSI, peningkatan performanya terlihat signifikan.
Usai balapan, pembalap berusia 18 tahun itu mengaku sangat bahagia dengan hasil yang diraihnya. “Ini balapan yang sangat sulit dengan banyak pertarungan. Saya mampu mengelolanya dengan baik, terutama di lap terakhir. Saya memberikan segalanya,” ujar Danish dikutip dari New Straits Times.
“Tentu saya sangat senang bisa finis di podium, apalagi saya masih rookie di Moto3. Saya sudah berusaha keras di setiap balapan dan akhirnya bisa mencapainya. Ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan,” tambahnya.
Sepanjang musim ini, Danish telah mengoleksi empat finis di posisi 10 besar. Sang pebalap muda saat ini menempati peringkat ke-11 klasemen sementara Moto3 dengan raihan 43 poin. Di puncak klasemen, Maximo Quiles dari CFMoto Valresa Aspar Team masih memimpin dengan 145 poin.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
