
Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari bersama komunitas sepeda Bike to Work untuk bersepeda. (Istimewa)
JawaPos.com - World Bycycle Day yang bertepatan pada 3 Juni dimanfaatkan Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari bersama komunitas sepeda Bike to Work untuk bersepeda.
“Saya bersama-sama teman lama saya, komunitas yang dulu mengawali saya ketika lagi senang-senangnya bersepeda, yaitu Bike to Work. Bike to Work itu bukan organisasi, tapi sebuah gerakan,” ucap pria yang akrab disapa Okto itu.
Gerakan yang dimaksud adalah kesadaran untuk menggunakan sepeda sebagai alat transportasi, bukan sebagai alat olahraga. “Nah ini teman-teman lama yang lebih dari 20 tahun bersama saya, dan hari ini (Rabu) kumpul, silaturahmi, sekaligus juga merayakan World Bicycle Day,” kata Raja Sapta Oktohari.
Dia menjelaskan, Bike to Work memiliki inisiatif yang sudah disampaikan Kemenpora tentang hari bersepeda nasional, yang diharapkan bisa ditetapkan pada 27 Agustus yang merupakan hari jadi Bike to Work.
Terkait progres, Raja Sapta Oktohari menuturkan, inisiatif ini sudah lama disampaikan, sejak Menproa yang sebelumnya, Dito Ariotedjo. “Cuma kemarin kami ingatkan kembali kepada Kemenpora, mudah-mudahan ini inisiatif bisa diteruskan. Karena ini keputusannya harus langsung dari Presiden,” terang Raja Sapta Oktohari.
“Harapannya ke depan, dengan situasi polusi yang semakin banyak, bukan hanya di Jakarta, atau di Indonesia, atau di dunia, dengan bersepeda, paling tidak ada sedikit kontribusi untuk memberikan hal yang baik kepada bumi kita,” tambah dia.
Di sisi lain, Okto tetap optimistis dengan target pemerintah yang menyesuaikan di Asian Games 2026. Dari semula meraih 7 emas di edisi Hangzhou 2022 berubah menjadi target 4 emas di Nagoya 2026.
Target itu disesuaikan karena tiga nomor potensial tidak dipertandingkan. Ketiga nomor pertandingan tersebut yaitu 10m running target dan 10m running target mixed (menembak), serta traditional boat race.
Dari Kemenpora sudah mengeluarkan untuk anggaran pelatnas Asian Games 2026 yang menurun signifikan ketimbang edisi 2022. Dari semula Rp 389.819.933.817 kini menjadi Rp 81.040.244.006.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
