
Veda Ega Pratama mengaku mengidolakan legenda MotoGP Casey Stoner dan menjadikannya inspirasi dalam mengejar mimpi menjadi juara dunia MotoGP. (Instagram @ducaticorse)
JawaPos.com - Veda Ega Pratama, pembalap muda Indonesia yang kini berlaga di Moto3 2026 bersama Honda Team Asia, mengungkapkan sosok yang paling menginspirasinya dalam dunia balap motor. Pembalap asal Wonosari, Gunungkidul, itu menjadikan legenda MotoGP Casey Stoner sebagai pembalap favorit sepanjang masa di tengah perjalanan kariernya yang terus menanjak hingga panggung Grand Prix dunia.
Perjalanan Veda menuju level tertinggi balap motor dunia menjadi salah satu kisah paling menarik dalam olahraga Indonesia saat ini. Pada usia 17 tahun, ia berhasil mencatat sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang naik podium Grand Prix setelah finis ketiga pada Moto3 Grand Prix Brasil 2026.
Keberhasilan tersebut membuat nama Veda semakin dikenal, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kancah internasional. Banyak pengamat menilai pencapaiannya menjadi tonggak penting bagi perkembangan balap motor Tanah Air.
Veda mengaku terinspirasi oleh Casey Stoner, salah satu pembalap paling berbakat dalam sejarah MotoGP. Legenda asal Australia itu dikenal berkat kemampuan luar biasanya menjinakkan motor di berbagai kondisi lintasan dan meraih dua gelar juara dunia MotoGP.
Selain ayahnya, Sudarmono, yang merupakan mantan pembalap Supersport 600 nasional, sosok Stoner menjadi panutan utama Veda dalam membangun mentalitas sebagai pembalap profesional. Veda bahkan menyebut Stoner sebagai pembalap favoritnya sepanjang masa.
Kekaguman tersebut bukan tanpa alasan. Stoner dikenal sebagai pembalap yang mampu membawa Ducati meraih gelar juara dunia MotoGP 2007, sebuah pencapaian yang hingga kini masih dikenang sebagai salah satu prestasi terbesar dalam sejarah pabrikan Italia tersebut.
Lahir pada 23 November 2008 di Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Veda tumbuh jauh dari pusat-pusat pengembangan motorsport dunia. Namun, lingkungan keluarga menjadi fondasi utama yang membentuk kariernya.
Ayahnya, Sudarmono, mengenalkan dunia balap motor sejak usia dini. Veda mulai mengendarai minibike saat berusia lima tahun dan langsung menunjukkan bakat luar biasa.
Hanya setahun kemudian, ia sudah mulai mengikuti berbagai kompetisi balap motor. Pada 2019, ketika baru berusia 10 tahun, Veda sukses menjuarai Kejuaraan Nasional Balap Underbone.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
