
Direktur Kepelatihan Ganda Persatuan Bulu Tangkis Malaysia (BAM), Rexy Mainaky (kanan), bersama Kepala Pelatih Ganda Campuran Malaysia, Nova Widianto. (ASWADI ALIAS/Berita Harian)
JawaPos.com - Direktur Kepelatihan Ganda Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM), Rexy Mainaky, angkat bicara soal kepergian Nova Widianto. Rexy mengungkapkan bahwa Nova telah menerima pinangan dari PBSI untuk kembali menjadi pelatih ganda campuran Pelatnas.
Sebagaimana diketahui, PBSI secara mengejutkan melakukan penyegaran kepelatihan sektor ganda campuran Pelatnas. Berdasarkan hasil evaluasi menyeluruh, pelatih Rionny Mainaky dan asisten pelatih Amon Sunaryo resmi mengakhiri tugasnya di Pelatnas PBSI.
Menariknya, di saat bersamaan, Nova juga mengakhiri masa tugasnya sebagai pelatih ganda campuran BAM. Ternyata, peraih medali perak Olimpiade Beijing 2008 itu akan kembali menjadi pelatih di pelatnas PBSI. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Rexy.
"Benar, Nova menerima tawaran dari PBSI. Dia pasti akan dirindukan," kata Rexy, dilansir dari Berita Harian, Jumat (31/7/2026).
"Sebelumnya Nova memberi tahu saya bahwa dia menerima tawaran untuk kembali ke PBSI sebagai pelatih,” sambungnya.
Rexy mengungkapkan keputusan Nova meninggalkan BAM bukan hanya soal menerima tawaran dari PBSI saja. Kata dia, faktor lain yang membuat pelatih berusia 48 tahun itu mengambil jalan pulang kembali ke Indonesia adalah karena dorongan ibunda tercintanya, Yustina Sutarni.
“Saat itu, dia mengatakan perlu berdiskusi dengan keluarganya dan ibunya. Keluarganya merasa bahwa dia seharusnya menerima tawaran tersebut jika ada kesempatan untuk kembali bergabung dengan PBSI, dan akan lebih baik baginya untuk kembali ke Indonesia,” ujarnya.
"Dia juga memberi tahu saya bahwa ibunya mendorongnya untuk pulang. Pada akhirnya dia menerima tawaran tersebut dan kembali,” lanjut Rexy.
Kepergian Nova menjadi kehilangan bagi BAM. Pasalnya, sejak bergabung pada akhir Desember 2022 lalu, pelatih berusia 28 tahun itu sukses mengukir capaian manis untuk sektor ganda campuran Malaysia. Dia sukses mengorbitkan ganda campuran utama Chen Tang Jie/Toh Ee Wei, hingga sempat meraih gelar juara dunia.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Hasil Piala Presiden: Persebaya Surabaya vs Arema FC 1-0, Yuran Fernandes Gacor!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
