Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 3 Agustus 2026 | 05.44 WIB

Banyak Pelari Vakum, Lahirkan Gerakan 'Lari Lagi, Lari Terus' untuk Bangun Konsistensi Kembali

Gerakan Lari Lagi, Lari Terus diinisiasi untuk menggugah kembali semangat berlari para runner yang sempat vakum karena beragam kondisi. (Istimewa) - Image

Gerakan Lari Lagi, Lari Terus diinisiasi untuk menggugah kembali semangat berlari para runner yang sempat vakum karena beragam kondisi. (Istimewa)

JawaPos.com – Tidak sedikit pelari yang sempat berhenti berlatih karena kesibukan, perubahan ritme hidup, atau proses pemulihan cedera. Namun bagi banyak orang, jeda tersebut bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan kesempatan untuk kembali membangun konsistensi dan menikmati setiap langkah.

Semangat tersebut menjadi dasar lahirnya gerakan Lari Lagi, Lari Terus. Gerakan yang diinisiasi HOKA ini mengajak para pelari untuk berani kembali berlari, apa pun alasan mereka sempat berhenti, sekaligus membangun kebiasaan berolahraga secara berkelanjutan bersama komunitas.

HOKA Indonesia Marketing Lead Lucky Bagus dalam keterangan tertulisnya mengatakan setiap pelari memiliki perjalanan yang berbeda. Karena itu, menurutnya, proses membangun kembali konsistensi sama pentingnya dengan mengejar catatan waktu atau target baru.

"Kami percaya bahwa perjalanan berlari selalu menjadi lebih bermakna saat didukung oleh energi positif komunitas yang saling menginspirasi. Di saat yang sama, performa terbaik lahir ketika seseorang menemukan kebebasan, kenyamanan, dan kegembiraan di setiap langkah, menjadikan setiap kilometer sebagai perayaan atas progres personal, baik untuk membangun konsistensi maupun melampaui batas diri," ujarnya.

Sebagai penanda dimulainya gerakan tersebut, sekitar 200 pelari mengikuti Community Run yang digelar bertepatan dengan Car Free Day (CFD) di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (2/8). Kawasan GBK dipilih karena selama ini menjadi salah satu pusat aktivitas komunitas lari dengan peserta dari berbagai usia dan tingkat pengalaman.

Melalui kegiatan itu, peserta tidak hanya berlari bersama, tetapi juga berbagi pengalaman mengenai tantangan yang mereka hadapi sebelum kembali aktif berolahraga. Pendekatan tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat saling mendukung di antara komunitas pelari.

Gerakan ini juga menghadirkan Tania Ikhsani dan Wahyu Setiawan, yang membagikan pengalaman mereka saat harus membangun kembali rutinitas latihan setelah melewati fase-fase berbeda dalam kehidupan.

Tania mengatakan kembali berlari memberinya cara pandang baru dalam menikmati olahraga tersebut.

"Ada masa ketika berlari terasa begitu dekat dengan keseharian saya, lalu ritmenya berubah mengikuti fase kehidupan. Saat kembali berlari, saya justru menemukan perspektif berbeda. Saya belajar mendengarkan tubuh, menghargai perkembangan sekecil apa pun, dan menikmati setiap kilometer tanpa terburu-buru. Bagi saya, itulah makna sebenarnya dari memulai kembali," katanya.

Editor: Banu Adikara
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore