
PBSI resmi menunjuk Nova Widianto (kiri) sebagai Kepala Pelatih Ganda Campuran Pelatnas. Eks pelatih Malaysia itu diharapkan mengangkat prestasi Indonesia. (ASWADI ALIAS/Berita Harian)
JawaPos.com - Nova Widianto resmi kembali ke Pelatnas PBSI sebagai Kepala Pelatih Ganda Campuran setelah menyelesaikan tugasnya bersama tim Malaysia. Pengalaman sebagai juara dunia dan pelatih di level internasional diharapkan membawa sektor ini kembali bersaing di papan atas.
Nama Nova memang sudah santer dikaitkan dengan kepulangannya ke Pelatnas. Bersamaan dengan berakhirnya kerja sama Rionny Mainaky bersama PBSI, Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) juga mengumumkan Nova tidak lagi menjabat sebagai pelatih ganda campuran Malaysia.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PP PBSI Taufik Hidayat mengungkapkan ada beberapa kandidat yang dipertimbangkan untuk menggantikan Rionny Mainaky. Nova menjadi salah satu nama yang masuk dalam radar PBSI.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pelatnas PBSI Eng Hian optimistis pengalaman serta rekam jejak Nova mampu membawa ganda campuran Indonesia kembali bersaing di level tertinggi.
"Nova merupakan sosok yang memiliki pengalaman dan pemahaman yang sangat baik di sektor ganda, baik sebagai atlet maupun pelatih. Kami berharap kehadirannya dapat membawa energi baru, meningkatkan kualitas pembinaan, memperkuat daya saing ganda campuran Indonesia, serta mengantarkan mereka meraih prestasi terbaik di berbagai turnamen internasional," ujar Eng Hian dalam keterangan resmi PBSI.
Pria yang akrab disapa Koh Didi itu menilai Nova merupakan salah satu pebulu tangkis ganda campuran terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Saat masih aktif sebagai atlet bersama Liliyana Natsir, Nova meraih gelar juara dunia 2005 dan 2007 serta mempersembahkan medali perak Olimpiade Beijing 2008.
Selepas pensiun sebagai pemain, Nova melanjutkan karier sebagai pelatih dan sukses melahirkan sejumlah pasangan berprestasi di level dunia. Salah satu pencapaian terbesarnya adalah membawa pasangan Chen Tang Jie/Toh Ee Wei menjadi juara dunia 2024, sekaligus menjadikan Nova sebagai pelatih pertama yang mengantarkan ganda campuran Malaysia meraih gelar juara dunia.
Dengan bergabungnya kembali Nova ke Pelatnas, Eng Hian berharap proses regenerasi dan peningkatan prestasi sektor ganda campuran Indonesia dapat berjalan lebih optimal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Pembangunan Gereja di Citraland Surabaya Ditolak Warga, Ternyata karena salah soal Perizinannya
Jadwal Siaran Langsung Sabah FC vs Persib Bandung di Dewata Challenge Series 2026: Live di Indosiar
5 Weton Aras Kembang yang Bisa Memikat Lawan Jenis karena Kharismatik danMempesona Menurut Primbon Jawa
