
Almarhum legendaris pelatih basket indonesia, tjetjep firmansyah / Dok: IBL
JawaPos.com - Duka mendalam menyelimuti insan basket Tanah Air setelah pelatih legendaris Indonesia, Tjetjep Firmansyah dikabarkan meninggal dunia.
Mendiang dikenal sebagai pelatih yang sukses, baik di level klub maupun tim nasional.
Tak perlu menjadi pemain nasional untuk menjadi pelatih hebat. Mungkin kata-kata ini tepat disematkan untuk mendiang Tjetjep Firmansyah. Karena kenyataannya, ia memang tak punya banyak catatan saat berkarier sebagai pemain profesiaonal.
Tjetjep Firmansyah tercatat hanya bermain di Mitra Guntur dan Satria Muda Jakarta. Sebagai pemain, namanya kalah besar dari dua saudara kandungnya, yakni sang kakak Bambang Hermansyah dan adiknya, Ali Budimansyah.
Nama Tjetjep Firmansyah memang tak mentereng seperti dua saudara kandungnya itu semasa masih menjadi pemain, tapi namanya justru berkibar saat menjadi pelatih. Ia merupakan salah satu pelatih sukses yang dimiliki Indonesia.
Tjetjep Firmansyah mengawali kiprahnya dari level klub sebelum dipercaya menangani tim nasional. Karier awalnya di level klub terjadi ketika menangani Bogor Jaya pasca SEA Games 1989 di Malaysia. Ini menjadi langkah awal baginya untuk menjadi pelatih tim Pelatda PON 1993 Jawa Barat.
Pada PON 1993, Tjetjep Firmansyah sukses membawa Jawa Barat berada di peringkat ketiga. Dari situ, ia digandeng untuk menangani klub Satria Muda. Di luar dugaan, kakak dari Ali Budimansyah itu berhasil membawa Satria Muda finis empat besar Kobatama.
Keberhasilan itu membawanya dipercaya untuk menangani Timnas Basket Indonesia di Kejuaraan SEABA 1996 di Surabaya. Sihir Tjetjep Firmansyah pun berlanjut. Untuk pertama kalinya, Indonesia berhasil mengalahkan Filipina dan keluar sebagai juara Asia Tenggara.
Prestasinya di level tim nasional tak berhenti sampai disitu. Tjetjep Firmansyah berhasil membawa Indonesia meraih perunggu SEA Games 1999 di Brunei Darussalam, kemudian medali perak di SEA Games 2001 Kuala Lumpur, Malaysia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022