
Perenang Tiongkok Yu Zidi memecahkan rekor Asian Games nomor 200 meter gaya kupu-kupu putri di usia 13 tahun. (Dok. China Daily)
JawaPos.com - Tiongkok mendominasi hari pertama cabang renang Asian Games 2026. Perenang muda Yu Zidi menjadi salah satu perhatian utama setelah meraih medali emas nomor 200 meter gaya kupu-kupu putri sekaligus memecahkan rekor Asian Games.
Yu yang baru berusia 13 tahun 339 hari mencatat waktu 2 menit 05,08 detik. Catatan tersebut memecahkan rekor 2 menit 05,57 detik yang sebelumnya dipegang seniornya, Zhang Yufei, saat tampil di Asian Games Hangzhou tiga tahun lalu.
Awal tahun ini, Yu juga mengalahkan perenang Amerika Serikat sekaligus peraih medali perak Olimpiade 2024, Regan Smith, dalam sebuah kompetisi di Tiongkok.
Nama Yu mulai menjadi sorotan dunia ketika tampil dalam Kejuaraan Dunia 2025 di Singapura. Meski terdapat persyaratan usia minimum 14 tahun, Yu tetap bisa berpartisipasi.
“Selanjutnya, aku akan fokus pada dua nomor lainnya,” ucap Yu yang juga tampil di nomor 200 meter dan 400 meter gaya ganti perorangan di Asian Games 2026 seperti dilansir dari Daily Mail.
Dengan usianya saat ini, Yu tercatat sebagai atlet termuda kedua dalam sejarah Asian Games.
Dia hanya berada di bawah atlet skateboard Indonesia Bunga Nyimas Cinta saat tampil pada Asian Games 2018. Kala itu, Nyimas berusia 12 tahun 198 hari.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022