
Veda Ega Pratama kecewa setelah dua kali menjalani long lap penalty di Moto3 Austria 2026, tetapi tetap finis ke-13 dan meraih tiga poin. (Dok. Team Veda)
JawaPos.com - Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama harus puas finis di posisi ke-13 pada Moto3 Austria 2026. Ia mengaku kecewa setelah terkena long lap penalty yang harus dijalani dua kali, tetapi tetap bersyukur mampu mengamankan tiga poin.
Moto3 Austria 2026 berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Minggu (21/9). Veda mengawali balapan dari posisi ke-19 dan mampu menunjukkan performa impresif dengan merangsek ke kelompok empat besar.
Pembalap Honda Team Asia itu terlihat nyaman dengan tunggangannya dan mampu menjaga ritme di barisan depan. Namun, perjuangannya terganggu setelah terlibat insiden dengan pembalap Intact GP, David Munoz.
Veda kemudian dijatuhi hukuman long lap penalty akibat insiden tersebut. Situasi semakin sulit setelah percobaan pertama menjalani penalti dinilai tidak sesuai ketentuan sehingga ia harus mengulanginya pada lap terakhir.
"Saya senang dengan hasil hari ini. Tentu saja, saya kecewa karena tidak bisa menyelesaikan balapan di posisi saya saat sedang bersaing ketat, namun finis di posisi ke-13 dan meraih poin tetaplah hal yang positif," beber Veda dikutip dari rilis resmi Honda Team Asia, Senin (21/9/2026).
"Saya sempat bertarung di kelompok empat besar, jadi saya merasa sangat percaya diri dan nyaman dengan motor saya," sambungnya.
Veda kemudian menjelaskan insiden yang membuatnya mendapatkan hukuman dari Race Direction. Pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu mengakui terjadi kontak dengan Munoz ketika dirinya berusaha melakukan manuver menyalip.
"Sayangnya, terjadi kontak dengan pembalap lain. Saya mencoba menyalipnya dengan cara yang wajar, namun saya menghormati keputusan Race Direction, sehingga saya harus menjalani penalti long lap," tutur Veda.
Penalti tersebut harus dijalani Veda sebanyak dua kali karena percobaan pertama dinilai tidak sesuai ketentuan. Kondisi itu membuat peluangnya untuk kembali ke barisan depan semakin sulit.
Meski demikian, Veda tidak menyerah dan terus memacu motornya hingga garis finis. Ia akhirnya mampu mengamankan posisi ke-13 sekaligus membawa pulang tiga poin.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fulham vs Hull City: The Tigers Berpeluang Menang Tipis di Craven Cottage
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah
Prediksi Skor Lille vs Brest di Liga Prancis: Verdonk Starter, Les Dogues Berjaya di Pierre Mauroy
Prediksi Susunan Pemain Real Betis vs Barcelona: Yamal dan Adeyemi Jadi Andalan
Prediksi Skor Hamburger SV vs Stuttgart: Die Roten Siap Pesta Gol di Volksparkstadion
Prediksi Skor Espanyol vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Los Rojiblancos Pertahankan Laju Positif
Prediksi Skor PSGC Ciamis vs PSIS Semarang di Pegadaian Championship: Tuan Rumah Hadapi Ujian Berat
Prediksi Susunan Pemain AS Roma vs Genoa: Santiago Castro Siap Jadi Andalan
Prediksi Skor Semen Padang vs PSMS di Championship: Kabau Sirah Bidik Kemenangan Kandang Perdana
Prediksi RANS Nusantara vs Persela Lamongan: Laskar Joko Tingkir Berburu Kemenangan di Malang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022