
Tunggal putra Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah, usai memastikan kemenangan Indonesia atas Tiongkok di final Asian Games 2026 / Dok: PBSI
JawaPos.com - Terselip kisah menarik di balik kesuksesan Moh Zaki Ubaidillah mengantarkan tim bulu tangkis putra Indonesia meraih medali emas di Asian Games 2026.
Pemain yang akrab disapa Ubed itu mengaku doa dan restu orang tua menjadi salah satu kunci keberhasilannya saat turun di partai penentu melawan Tiongkok.
Ubed menjadi sosok pahlawan kemenangan Indonesia atas Tiongkok dalam laga pamungkas beregu putra Asian Games 2026. Turun di partai kelima, ia sukses menumbangkan Weng Hong Yang dalam dua gim langsung dengan skor 23-21, 21-13. Kemenangan tersebut memastikan tim Merah Putih menang 3-2 sekaligus merebut medali emas.
Ubed mengaku sempat mengalami ketegangan saat menjalani pertandingan. Maklum, ia turun di laga penentu ketika kedudukan sedang imbang 2-2. Praktis, dalam situasi tersebut, beban ada di pundak pemain berusia 19 tahun tersebut.
Baca Juga:Profil Moh Zaki Ubaidillah: Atlet 19 Tahun Asal Madura yang Jadi Penentu Emas di Asian Games 2026
Namun, dukungan orang tua membuatnya berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Ubed mengaku sempat menghubungi orang tua tercintanya melalui sambungan telepon untuk meminta doa agar bisa memberikan penampilan terbaiknya bersama tim Merah Putih.
“Perasaannya campur aduk, yang pasti senang karena dari awal saya sudah sempat tegang juga, sebelum main sempat telepon orang tua meminta doa,” ucap Ubed dalam keterangan resmi PBSI, dikutip Jumat (25/9).
Suntikan doa dari orang tua yang dipadukan dengan atmosfer positif dari rekan-rekan setim di pinggir lapangan terbukti efektif meluruhkan beban berat di pundaknya. Ubed tampil apik dalam laga tersebut hingga berhasil menjinakkan Weng Hong Yang.
Baca Juga:Asian Games 2026: Bulu Tangkis Sabet Emas Perdana, Simak Jadwal dan Potensi Medali Hari Ini!
“Support teman-teman dan tim di belakang sangat membantu untuk meredakan ketegangan. Saya terus berusaha, ingin memberikan yang terbaik dan tidak mau mengecewakan tim sama semua yang sudah mendukung,” kata Ubed.
“Di gim pertama setelah lawan game point duluan, pikiran saya berusaha lebih tenang. Alhamdulillah bisa membalikkan keadaan,” lanjutnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022