
Amri/Nita dan Leo/Daniel melaju ke final bulu tangkis Asian Games 2026 setelah mengalahkan dua pasangan nomor satu dunia. (Dok. PBSI)
JawaPos.com - Ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah mengaku mendapat banyak pelajaran dan pengalaman berharga, berkat keberhasilan mereka mencapai babak final dan menyumbang medali perak Asian Games 2026.
Dari pertemuan kontra pasangan Tiongkok Jiang Zhen Bang/Wei Yaxin di babak final tersebut, Amri/Nita masih butuh peningkatan dari faktor teknik hingga mental bertanding.
"Mereka dari awal gim kedua percaya dirinya luar biasa, speed-nya juga. Mereka memukul atau gerak bagaimana pun jadi (poin), kami jadi tertekan. Tidak bisa keluar dari tekanan," ungkap Amri selepas pertandingan di Ichinomiya, Aichi, Jepang, Selasa.
Pertandingan tersebut berlangsung selama 43 menit, dan berakhir dengan dua gim langsung 19-21, 8-21.
Duo Indonesia sempat unggul dan bermain meyakinkan pada gim pertama. Namun setelah interval, pasangan Jiang/Wei justru balik menekan dan mengejar ketertinggalan hingga match point.
Amri menuturkan, situasi tersebut membuat mereka kesulitan untuk fokus dan justru memberikan keuntungan psikis bagi lawan.
"Kami sempat unggul di akhir gim pertama, padahal itu peluang buat kami. Tapi sayangnya di poin-poin krusial itu kami tidak bisa memanfaatkan momentum, jadi mereka kasih pressure terus, kami tidak bisa keluar dari tekanan," Amri mengungkapkan.
Dengan hasil pertandingan pada partai pertama tersebut, cabang olahraga bulu tangkis Indonesia menyumbangkan medali perak bagi Merah Putih.
Kontingen Indonesia masih berpeluang membawa tambahan satu medali emas pada cabang olahraga bulu tangkis, melalui penampilan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin pada partai keempat, melawan Liang Weikeng/Wang Chang asal China.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022