
Marc Marquez menghadapi tantangan berat di MotoGP Mandalika. Rekor buruk di balapan utama dan ancaman Aprilia menjadi pekerjaan rumah bagi Ducati. (Dok. Instagram/@marcmarquez93)
JawaPos.com – Marc Marquez akan menghadapi dua tantangan sekaligus di Grand Prix Indonesia 9-11 Oktober akhir pekan ini. Bukan hanya dibayang-bayangi rekor buruk tak pernah finis. Juara dunia MotoGP tujuh kali itu juga harus menghadapi Aprilia yang diprediksi lebih unggul di Sirkuit Mandalika.
Selama empat kali tampil di Mandalika, Marquez hanya mampu mengumpulkan sebelas poin. Itu didapat dari dua sesi sprint pada 2024 dan 2025. Sisanya, pembalap Ducati itu belum pernah sekalipun menyentuh garis finis saat balapan utama.
Musim lalu bahkan menjadi titik terburuk. Marquez terlibat insiden dengan pembalap Aprilia Marco Bezzecchi pada lap pertama. Kecelakaan itu membuat Marc mengalami cedera pada tulang coracoid dan ligamen bahu kanan.
Marc tak hanya mengakhiri musim lebih cepat. Tetapi, dia juga harus menerima kenyataan bahwa kekuatan lengan kanannya—terutama pada otot bisep—hanya tersisa sekitar 50 persen dari kapasitas normal.
Kondisi itu merupakan akumulasi dari berbagai cedera dan operasi yang dialaminya dalam beberapa tahun terakhir.
Namun, memori buruk itu juga lah yang berusaha dia ubah akhir pekan ini.
“Indonesia bukan trek terbaik saya. Saya belum pernah menyelesaikan balapan utama di sini. Karena itu, target utama kami bersama tim adalah mengubah catatan tersebut dan menjalani akhir pekan dengan hasil bagus,” ujar Marquez dikutip dari laman resmi Ducati Lenovo Team.
Problem Marquez tidak berhenti pada catatan pribadi. Aprilia, yang menjadi pesaing utama Ducati musim ini, juga menjadi ancaman di Mandalika. Tahun lalu, Marco Bezzecchi mampu menguasai kualifikasi dan sprint.
Pembalap KTM Pedro Acosta pun menempatkan Aprilia sebagai favorit utama.
“Marco menunjukkan kecepatan yang luar biasa sepanjang akhir pekan tahun lalu. Menurut saya, jika tidak mengalami kecelakaan pada Minggu, dia seharusnya bisa memenangkan balapan dengan keunggulan yang cukup jauh,” ujar Acosta dikutip dari Crash.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022