
Aldila Sutjiadi. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc/am.)
JawaPos.com - Petenis putri Indonesia Aldila Sutjiadi bersama pasangannya Erin Routliffe (Selandia Baru), kandas pada semifinal ganda putri China Open 2026 setelah kalah dari unggulan pertama Katerina Siniakova/Zhang Shuai dengan skor 4-6, 2-6 di Beijing, Sabtu.
Dikutip dari WTA, pada pertandingan turnamen WTA 1000 tersebut, Aldila/Erin harus mengakui keunggulan Siniakova/Zhang setelah berjuang selama satu jam 14 menit.
Pada set pertama, Aldila/Erin sempat menjaga persaingan dengan menyamakan kedudukan 2-2. Namun, Siniakova/Zhang mampu mengambil alih momentum dengan merebut dua gim berikutnya untuk unggul 4-2.
Aldila/Erin berusaha mengejar ketertinggalan dan memperkecil selisih menjadi 3-4. Namun, pasangan unggulan pertama itu tetap mampu mempertahankan keunggulan hingga menutup set pembuka dengan skor 6-4.
Memasuki set kedua, Aldila/Erin sempat memimpin 1-0. Namun, Siniakova/Zhang segera bangkit dan merebut tiga gim berturut-turut untuk berbalik unggul 3-1.
Aldila/Erin sempat menambah satu gim untuk mengubah kedudukan menjadi 2-3. Setelah itu, Siniakova/Zhang kembali mendominasi permainan dengan memenangi tiga gim beruntun untuk memastikan kemenangan 6-2 sekaligus mengamankan tiket ke final.
Baca Juga:Prediksi Skor Sunderland vs Brighton: Mampukah The Seagulls Curi Poin di Stadium of Light!
Statistik pertandingan memperlihatkan Aldila/Erin kesulitan mengimbangi efektivitas permainan lawan. Pasangan Indonesia/Selandia Baru itu hanya memenangi 45 persen total poin, sementara Siniakova/Zhang menguasai 55 persen poin.
Dari sektor servis, Aldila/Erin mencatatkan persentase servis pertama sebesar 62 persen atau 32 dari 52 percobaan. Mereka memenangi 66 persen poin dari servis pertama tersebut, sementara Siniakova/Zhang membukukan 81 persen keberhasilan poin dari servis pertama.
Aldila/Erin juga mencatatkan delapan kesalahan sendiri, dua kali lebih banyak dibandingkan lawan yang hanya melakukan empat kesalahan. Kedua pasangan masing-masing menghasilkan dua dan satu ace, dengan keunggulan dua ace bagi pasangan Indonesia/Selandia Baru tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022