Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22.45 WIB

Menpora Erick Thohir Dorong Transformasi Pemuda dan Olahraga, Minta Dispora Daerah Naik Kelas

Menpora Erick Thohir dalam Forum Nasional Transformasi Kebijakan Kepemudaan dan Keolahragaan yang dihadiri jajaran Kemenpora serta kepala dinas dan pimpinan Dispora dari seluruh Indonesia. (Kemenpora)

JawaPos.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, mendorong transformasi sektor kepemudaan dan keolahragaan di seluruh Indonesia. Ia meminta jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) memperkuat sinergi bersama pemerintah pusat. 

Langkah tersebut dinilai krusial untuk menyambut 100 tahun Sumpah Pemuda sekaligus mengoptimalkan bonus demografi agar menjadi modal pembangunan nasional.

Menpora menyampaikan, sektor kepemudaan tidak boleh lagi dipandang sebelah mata atau hanya menjadi pelengkap dalam agenda pembangunan. Dengan sekitar 130 juta penduduk Indonesia di bawah 30 tahun, pemerintah perlu menempatkan pemuda sebagai salah satu prioritas utama pembangan nasional.

Karena itu, Menpora meminta Dispora di daerah memperluas peran dan tidak hanya berfokus pada urusan olahraga. Pemerintah pusat dan daerah harus membangun sinergi agar kebijakan kepemudaan dapat diterapkan secara terintegrasi hingga ke tingkat daerah.

Untuk mendorong perubahan tersebut, Kemenpora menyiapkan sejumlah langkah transformatif, termasuk penguatan landasan hukum dan perbaikan regulasi kepemudaan. Kemenpora juga akan mendorong percepatan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kepemudaan agar urusan pemuda menjadi tugas pokok dan fungsi yang terintegrasi dalam pemerintahan daerah.

Selain regulasi, pembenahan organisasi dan regenerasi kepemimpinan Organisasi Kepemudaan (OKP) turut menjadi perhatian. Kemenpora ingin menertibkan perpecahan dalam Organisasi Kemasyarakatan Pemuda melalui verifikasi bersama Kementerian Hukum, sekaligus menata batasan usia pemuda, misalnya maksimal 35 tahun, serta membatasi periode kepemimpinan.

Sementara itu, di sektor olahraga, Menpora Erick menyerukan perubahan pola pikir agar olahraga tidak hanya dipandang sebagai aktivitas fisik atau kompetisi. Menurut dia, olahraga juga memiliki nilai strategis sebagai investasi ekonomi, peningkatan kesehatan masyarakat, dan pembentukan karakter bangsa.

Menpora Erick memaparkan, potensi industri olahraga dan wisata olahraga (sport tourism) di Indonesia masih terbuka lebar untuk dikembangkan. Industri olahraga global diperkirakan bernilai Rp8.000 triliun, sedangkan Indonesia baru menggarap sekitar Rp40 triliun atau setara 0,5 persen dari potensi tersebut.

Editor: Edi Yulianto
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore