
Kimi Antonelli punya peluang menjadi juara dunia Formula 1 termuda jika mampu memenangi balapan di Circuit of The Americas (COTA), Austin. (Dok. Instagram/@kimi.antonelli)
JawaPos.com - Kimi Antonelli punya peluang mengukir sejarah di Grand Prix Amerika Serikat akhir pekan ini. Pembalap Mercedes itu bisa menjadi juara dunia Formula 1 termuda. Itu jika dia mampu memenangi balapan di Circuit of The Americas (COTA), Austin, Senin (26/10) dini hari WIB.
Namun, Antonelli tidak ingin terlalu memikirkan ‘match point’ pertamanya untuk meraih gelar. “Rasanya memang gila jika memikirkannya. Justru karena itu, saya tidak akan memikirkannya,” ujar Antonelli dalam konferensi pers GP Amerika Serikat dikutip dari Sky Sports.
Apalagi, syarat Antonelli mengunci gelar di Austin cukup menantang. Dia harus menang. Sementara, rekan setimnya, George Russell harus finis di posisi kesembilan atau lebih buruk. Dan Lewis Hamilton (Ferrari) finis di posisi kelima atau lebih buruk.
Jika skenario itu terwujud, Antonelli -yang baru berusia 20 tahun pada 25 Agustus lalu- akan mematahkan rekor Sebastian Vettel. Juara dunia Formula 1 empat kali tersebut meraih gelar pertamanya bersama Red Bull di usia 23 tahun 134 hari pada 2010.
Antonelli menyadari skenario tersebut tidak mudah terwujud. Karena itulah, dia hanya ingin berusaha dengan maksimal. “Pola pikir saya sepanjang tahun selalu sama: balapan satu demi satu. Saya hanya berusaha melakukan yang terbaik setiap akhir pekan. Jika saya melakukan semuanya dengan baik, hasilnya akan datang,” kata Antonelli.
Terlepas dari peluang mengunci gelar di Austin, Antonelli telah menunjukkan performa impresif sepanjang musim ini. Dia telah mengoleksi delapan kemenangan dari 17 balapan yang telah dilalui. Hasil itu sekaligus membalikkan prediksi awal musim, yakni ketika Russell lebih diunggulkan meraih gelar.
“Saya menilai George pembalap yang sangat bagus. Namun, Kimi sudah dua level di atas George sepanjang musim ini. Dia melakukan pekerjaan yang luar biasa, dan saya yakin semua orang tahu itu,” ujar juara dunia F1 tahun lalu, Lando Norris dikutip dari Sky Sports.
Pujian juga datang dari Hamilton, juara dunia F1 tujuh kali yang meninggalkan Mercedes untuk bergabung dengan Ferrari pada 2025. Keputusan itu membuka jalan Antonelli menjalani debut bersama Silver Arrows -julukan Mercedes-.
“Dia tak membutuhkan saran apa pun. Musim ini, dia sudah menunjukkan bakat, kemampuan, dan ketenangannya. Dia tampil luar biasa, dan saya sangat bangga kepadanya,” ujar Hamilton, dikutip dari Sky Sports.
1. Wajib menang
2. George Russell finis di posisi ke-9 atau lebih buruk.
3. Lewis Hamilton (Ferrari) finis di posisi ke-5 atau lebih buruk.
4. Jika syarat tidak terpenuhi, penentuan gelar dipastikan tertunda, minimal hingga GP Meksiko di Autodromo Hermanos Rodriguez pada 1 November waktu setempat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022