JawaPos Radar | Iklan Jitu

Doni Tata dan Dimas Ekky Siap Mentas di Babak Akhir Trial Game Asphalt

07 Desember 2018, 14:17:43 WIB | Editor: Banu Adikara
Trial Game Asphalt, Doni Tata, Dimas Ekky, balap motor
Pebalap nasional dan internasional akan bertanding dalam Trial Game Asphalt di Kanjuruhan, 14-15 Desember 2018. (Dok. Trial Game Asphalt)
Share this

JawaPos.com- Hanya tinggal menghitung hari, Trial Game Asphalt masuk babak akhir. Perhelatan balap motor bergengsi ini akan digelar di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang Jumat (14/12) hingga Sabtu (15/12) mendatang.

Persaingan semakin panas dengan kehadiran para pebalap top supermoto dunia di kelas FFA 450 Internasional, yakni Lewish Cornish dari Inggris, Jan Deitenbach, Jerman; dan Germain Vincenot, Perancis. Menjawab tantangan para pebalap Eropa tersebut, sejumlah rider papan atas Indonesia menyatakan siap bersaing di Trial Game Asphalt.

Untuk diketahui, para pebalap internasional tersebut akan berlaga di kelas FFA 450 Internasional, bersaing dengan para rider lokal. Sebut saja Doni Tata Pradita, Dimas Ekky, Farudillla Adam, Ivan Harry, Gerry Salim, hingga Pedro Wunner.

Doni berharap,  bisa mengatasi para rider internasional dan bersaing secara sportif kepada semua pebalap di Trial Game Asphalt, Malang. "Hal ini menjadi motivasi tersendiri untuk saya dengan kehadiran pebalap top, baik dari dalam dan luar negeri, dan tampil lebih bagus," tutur Doni Tata menanggapi race yang akan dijalaninya, dalam rilis yang diterima JawaPos.com, Jumat (7/12). 

Doni tak pelak harus mempersiapkan strategi khusus. Pasalnya, ia akan menjalani race di dua kelas, yakni FFA 450 Internasional dan FFA 250. Untuk kelas yang terakhir disebutkan, merupakan kelas utama. Doni berpeluang merebut titel Juara Umum Trial Game Asphalt 2018.

"Saya terus berlatih dan berusaha semaksimal mungkin untuk menjadi yang terbaik. Terlebih saya ingin memastikan diri menjadi juara di Malang dan meraih Juara Umum di kelas FFA 250," papar pebalap kelahiran Sleman, Yogyakarta ini.

Kedatangan para pebalap Eropa itu juga ditanggapi serius oleh rider top Indonesia lainnya, Dimas Ekky Pratama. Menurutnya, dengan dipertandingkannya kelas FFA 450 Internasional akan menambah panas atmosfir Trial Game Asphalt. "Tentu akan makin seru dan kompetitif. Saya optimis bisa bersaing dan tampil dengan baik," tegas Dimas Ekky.

Selain Doni Tata dan Dimas Ekky, para rider top Indonesia lainnya juga punya peluang yang sama untuk meraih waktu tercepat di Trial Game Asphalt. Sejumlah nama yang dipastikan turun. Di antaranya Farudilla Adam, Tommy Salim, serta dua rider yang akan berlaga di FIM Supermoto Asia Ivan Harry Nugraha dan Pedro Wunner. Sementara Dimas Ekky dan Gerry Salim merupakan dua pebalap yang saat ini tengah berlaga di ajang Moto 3 dan Moto 2 CEV. 

Kehadiran para pebalap internasional di Trial Game Asphalt tidak terlepas dari upaya 76RIDER untuk memajukan dunia balap supermoto di Indonesia. "Tujuan kami membawa mereka di final TGA antara lain adalah agar para pebalap supermoto Indonesia bisa merasakan kompetisi supermoto setara tingkat dunia. Selain itu, juga untuk meningkatkan animo penonton supermoto di Indonesia," kata Mario CSP dari Djarum 76.

(tik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up