JawaPos Radar | Iklan Jitu

IBL Tolak Permintaan Pelita Jaya Ukur Ulang Tinggi Badan Kendal Yancy

13 Februari 2019, 02:25:00 WIB
IBL 2018/2019, basket, Indonesia, Hasan Gozali, polemik tinggi badan, Kendal Yancy
Dirut IBL Hasan Gozali (Bintang Rahmat/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Indonesian Basketball League (IBL) menolak permintaan tim Pelita Jaya untuk melakukan pengukuran ulang tinggi badan pemain Stapac Jakarta Kendal Yancy. Keputusan itu disampaikan oleh Direktur IBL Hasan Gozali, Selasa (12/2) malam kemarin.

Untuk diketahui, Pelita Jaya meminta IBL mengukur ulang tinggi badan Yancy yang disinyalir lebih dari 188 sentimeter. Permintaan ini mengacu pada aturan IBL yang menyebutkan bahwa salah satu dari dua pemain asing yang bermain di IBL harus memiliki tinggi badan tidak lebih dari 188 sentimeter. Pelita Jaya mencurigai tinggi badan Yancy berada di atas batas.

Mengomentari hal tersebut, Hasan menuturkan bahwa pihaknya menolak permintaan Pelita Jaya karena IBL yakin tinggi badan Yancy sudah diukur secara valid. Karenanya, Hasan merasa hal itu tidak perlu dilakukan.

"Tinggi badan Yancy sudah diukur bersama pemain-pemain lainnya di Rumah Sakit Royal Progress pada akhir tahun lalu. Pengukuran tinggi badan Yancy juga dihadiri beberapa manajer dan staf IBL," ujar Hasan.

Polemik tinggi badan pemain asing ini awalnya mencuat saat IBL tiba-tiba memulangkan pemain asing milik tim Hangtuah Bryquis Perine di seri 7 IBL 2018/2019. Perine dianggap melanggar aturan karena memiliki tinggi badan 189 sentimeter. Hangtuah pun akhirnya harus menjalani laga hanya dengan satu pemain asing.

Beberapa hari setelah pemulangan Perine, Pelita Jaya tiba-tiba mengirimkan surat kepada IBL. Lewat surat resmi pada tanggal 10 Febriari 2019 dengan nomor 235/PBPJ/10/02/2019, Pelita Jaya meminta kepada IBL untuk mengukur ulang tinggi badan Yancy.

Editor           : Banu Adikara

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up