JawaPos Radar | Iklan Jitu

Masih Didominasi Pemain Lama, Basket Indonesia Dalam Bahaya

21 Desember 2018, 13:11:40 WIB
Basket, Indonesia, Fictor Roring, SEA Games 2019
Pelatih timnas basket Indonesia Fictor Roring (Isa Bustomi/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Pelatih timnas basket Indonesia, Fictor Gideon Roring menilai saat ini basket Indonesia sedang dalam keadaan bahaya. Pasalnya, skuad timnas basket masih didominasi oleh pemain-pemain lama.

Tidak dapat dipungkiri, hingga saat ini tidak banyak perubahan dalam komposisi timnas basket. Banyak pemain lama yang tetap menghiasi tim tersebut. Sebut saja diantaranya Arki Dikania Wisnu, Xaverius Prawiro, dan Ponsianus Nyoman Indrawan.

Melihat hal itu, pelatih yang kerap di sapa Ito ini menilai sudah seharusnya timnas diisi oleh beberapa pemain muda karena mereka sudah pasti memiliki fisik dan ketangkasan yang lebih baik. Masalahnya, hanya sedikit pemain muda sekarang ini yang bisa memenuhi standar.

"Kalau lihat Malaysia di FIBA Asia kemarin, pemain mereka muda-muda, bagus, dan tinggi. Secara fisik kita sudah kalah," ucap Ito.

Hal yang sama juga terlihat di timnas basket Thailand. "Thailand pun seperti itu. Lima pemainnya tinggi, muda, dan bagus. Point guard dan shooter-nya itu bagus," tambah Ito.

Ito pun menegaskan bahwa meskipun para pemain senior di timnya masih menang pengalaman, hanya masalah waktu saja sebelum akhirnya mereka keteteran menghadapi para pemain muda lawan di dalam satu pertandingan. Kendati nantinya skuad basket Indonesia sudah diisi sepenuhnya oleh pemain muda, masalah belum selesai.

Ito kembali menyinggung masalah tinggi badan yang selama ini menjadi problematika basket Indonesia.

"Pemain muda sekarang juga belum ada yang punya tinggi badan memadai. Makanya saya bilang keadaan basket kita ini genting sekali sekarang. Target kita memang prestasi harus naik, tapi jujur ini berat sekali kalau pemain lokalnya tidak ada yang punya postur minimal setinggi saya. Saya adalah pelatih yang percaya tinggi badan (menentukan performa tim, Red)," tutupnya.

Editor           : Banu Adikara
Reporter      : (mat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini