
TRADISI IKUT TERDAMPAK: TPU Tlogopojok yang biasanya ramai peziarah menjelang Ramadan kini menjadi kawasan physical distancing. Pedagang di sekitar TPU Tlogopojok kini sepi pembeli. (Chusnul Cahyadi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Ramadan tinggal hitungan hari. Sebagian organisasi Islam sudah menetapkan awal bulan suci tersebut jatuh pada Jumat mendatang (24/4). Namun, kepastiannya menunggu sidang isbat pemerintah. Menjelang Ramadan, umat muslim melaksanakan megengan atau padusan. Biasanya, tradisi itu ramai sejak H-7 hingga H-1 Ramadan.
Di Kota Giri, padusan dilakukan dengan cara berziarah dan membersihkan makam. Mereka mendoakan orang-orang tersayang seperti orang tua atau sanak saudara yang sudah tiada. Namun, pandemi Covid-19 memaksa tradisi tersebut dibatasi. Sejumlah makam sudah memberikan larangan. Tujuannya, mencegah persebaran virus korona.
TPU Tlogopojok, misalnya. Biasanya, di makam Islam terbesar di Gresik itu selalu berjubel peziarah. Namun, untuk sementara kawasan tersebut ditutup. Kemarin (19/4) gerbang masuk makam di Kelurahan Tlogopojok tersebut dijaga sejumlah anggota TNI-Polri, warga, dan ormas. Sebab, area itu telah ditetapkan sebagai kawasan physical distancing.
Camat Gresik Purnomo mengatakan, penetapan physical distancing untuk masuk kawasan TPU Tlogopojok telah diusulkan oleh pemerintah desa setempat. ”Muspika dan tokoh masyarakat kemudian menyetujui. Tujuannya, mencegah persebaran virus korona,” ujarnya kemarin (19/4).
Dikatakan, tradisi padusan di TPU Tlogopojok biasanya selalu dibanjiri masyarakat untuk berziarah. Mereka datang dari berbagai daerah. Nah, masyarakat, pengurus makam, dan pemerintah desa khawatir terjadi persebaran virus korona. Apalagi, jumlah kasus makin hari makin naik. ”Karena itulah, kami menyetujui menjadi kawasan physical distancing. Ayo kita mendoakan keluarga yang sudah tiada dari rumah saja,” katanya.
Penerapan physical distancing itu membuat sejumlah orang yang hendak berziarah ke makam Tlogopojok kecele. Namun, mereka akhirnya memahami pembatasan tersebut. Dampak pembatasan itu, beberapa pedagang bunga di sekitar lokasi makam kini sepi pembeli.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=VC-sKybNDqA
https://www.youtube.com/watch?v=74imMRvZ5EA
https://www.youtube.com/watch?v=RaZQJmwBZkc
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Prediksi Skor Arema FC vs Bhayangkara FC: Berpeluang Imbang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Isenmulang Kalteng vs Persebaya di Super League, Green Force Berpeluang Curi Tiga Poin
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Susunan Pemain Persik vs Madura United: Reina Siapkan Strategi Terbaik
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Suahasil Buka Suara soal Pembagian Tugas Tiga Wamenkeu, Ini Fokusnya!
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Emil Audero Incar Poin di Kandang
Adhyaksa FC Bekasi Vs PSGC Ciamis: Misi Bangkit Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022