
Petugas berbaju hazmat sedang memakamkan jenazah covid-19 di TPU Keputih kemarin (22/6). Lonjakan pemakaman jenazah covid-19 melonjak pada dua minggu terakhir. Dalam satu hari petugas minimal melakukan pemakaman 10 jenazah covid dengan protokol ketat. FOT
JawaPos.com - Para pelanggar protokol kesehatan (prokes) di Kota Surabaya, Jawa Timur, bakal diberi sanksi dengan dibawa ke pemakaman Covid-19 di TPU Keputih hingga Bermalam di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos).
"Jadi, kalau nanti ada yang melanggar, akan dibawa ke makam Keputih untuk melihat berapa banyak orang Surabaya yang sudah meninggal karena kelalaiannya tidak menjalankan protokol kesehatan," kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Surabaya, seperti dikutip dari Antara.
Menurut dia, Pemerintah Kota Surabaya bersama tim gabungan dari TNI-Polri bakal menggelar operasi protokol kesehatan (Prokes). Operasi prokes tersebut untuk menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 15 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali. Selain itu, untuk menindaklanjuti Surat Keputusan Gubernur Jatim.
"Jadi, sifatnya kami menindaklanjuti Inmendagri dan Keputusan Gubernur Jatim terkait PPKM Darurat, yang mana di situ diperintahkan TNI-Polri dan Pemda untuk bergerak. Maka, hari ini yang diikhtiarkan adalah memutus mata rantai penyebaran COVID-19," kata Wali Kota Eri.
Eri mengatakan kalau sampai pukul 20.00 WIB masih ada orang yang duduk-duduk atau di tempat makan masih ada duduknya, dengan terpaksa Satgas COVID-19 akan mengambil tempat duduk tersebut, karena memang selama PPKM Darurat dan sesuai dengan Inmendagrinya tidak diperbolehkan.
"Kami ingin tunjukkan bahwa ini yang terjadi di Kota Surabaya, sehingga paling tidak saya ingin menyentuh hati warga, jangan sampai dengan tidak menjaga prokes, lalu yang kena orang yang dicintainya," ujarnya.
Setelah diperlihatkan pemakaman Covid-19 di TPU Keputih, lanjut dia, para pelanggar prokes dibawa ke Liponsos dan baru pada keesokan harinya akan dilakukan tes usap untuk memastikan apakah dia terpapar virus atau tidak. "Jadi, ayo, kita disiplin menjaga prokes ini. Saya nitip betul kepada warga Surabaya," ujarnya.
Selain itu, ia juga berharap kepada anak-anak muda Surabaya yang mungkin imunnya kuat, untuk tetap menjaga protokol kesehatan. Sebab, tidak ada yang tahu dengan virus ini.
"Mungkin mereka (anak-anak muda) itu kuat, tapi kan juga tidak ada yang tahu kalau dia menjadi OTG (orang tanpa gejala), hingga akhirnya bisa menularkan kepada orang-orang tercinta, alangkah sedihnya kalau sudah seperti itu," katanya.
Wali Kota Eri juga memohon maaf kepada seluruh warga Kota Surabaya karena pada saat ini kegiatannya sementara waktu harus terhenti. Menurutnya, ini tidak ada maksud lain, hanya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Surabaya.
Oleh karena itu, ia juga mengajak kepada warga Kota Surabaya untuk melakukan PPKM Darurat ini dengan disiplin. Kalau warga tidak disiplin, maka kasus Covid-19 ini akan terus naik, sehingga ini bisa-bisa diperpanjang. "Makanya saya mohon kepada warga Surabaya, ayo jalankan ini, sehingga bisa cepat berhenti. Insyallah ini bisa selesai dalam waktu dua minggu, tapi kalau ini tidak dilakukan dengan disiplin, ini pasti akan terus berlanjut," ujarnya.
Ia juga mengaku tidak ingin perekonomian Surabaya terhenti. Bahkan, ia juga tidak ingin pekerjaan untuk mencari nafkah anak-istri terhenti. Makanya, ia meminta ketika bekerja mencari nafkah dan menggerakkan perekonomian harus dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022