
Siswa SD Santo Carolus Tarakanita Surabaya, Lavinia Jesslyn Prayogo.
JawaPos.com–Lavinia Jesslyn Prayogo, 10, siswa SD Santo Carolus Tarakanita Surabaya, menginspirasi banyak orang dengan bakat matematikanya yang luar biasa.
Lavin, begitu sapaan akrabnya, meraih ratusan penghargaan dari kejuaraan Olimpiade matematika. Baik tingkat nasional maupun internasional.
Malaikat kecil yang masih menggemaskan itu mengungkapkan, menyukai matematika sejak TK. Dengan suara yang menggemaskan, Lavin menceritakan mengapa suka matematika. Padahal, tidak banyak anak seusianya cinta matematika.
Lavin mengatakan, merasa tertantang oleh soal-soal logika yang terdapat di dalam matematika. Baginya, kesenangan terbesar ketika bisa menyelesaikan soal-soal tersebut tanpa perlu menghafal banyak rumus seperti yang dibutuhkan dalam pelajaran lain.
Kendati demikian, Lavin, yang sebelumnya pernah meraih juara 1 dalam turnamen matematika di Bulgaria, mengakui kurang menyukai materi matematika yang mengharuskan menghafal banyak rumus. Seperti bangun ruang dan lain sebagainya.
”Lavin tidak pernah menyerah dan terus berusaha memahami setiap bab pelajaran matematika, meskipun tidak begitu menyukai soal-soal yang mengharuskan menghafal rumus,” kata ibunya, Maria Natalia, Senin (15/5).
Menurut ibunya, Lavin dulu memiliki kepribadian yang pesimistis dan mudah putus asa apabila tidak dapat menjawab satu soal dalam ujian di sekolah. Namun, sikap Lavin berubah setelah Maria sering mengikutkan siswa peraih juara Olimpiade Sains dan Matematika internasional di Jepang itu lomba-lomba matematika.
Kini, siswi yang pernah meraih juara 1 dalam ajang Generasi Berprestasi Nutrimax 2022 itu lebih percaya diri dan optimistis menghadapi setiap Olimpiade yang diikutinya. Meskipun mengalami perkembangan positif, Lavin tetap rendah hati.
Dia tetap menunduk walaupun lemarinya dipenuhi dengan berbagai penghargaan dari Olimpiade yang pernah diikutinya.
Maria menuturkan, Lavin tak pernah sombong. Sikap rendah hati itu, membuat Lavin memiliki banyak teman dan dikagumi banyak orang.
Hingga usianya yang baru menginjak 10 tahun, Lavin telah meraih ratusan penghargaan sebagai juara Olimpiade matematika. Baik di tingkat nasional maupun internasional.
Baru-baru ini, Lavin berhasil meraih juara dalam ajang final internasional GMEC (Global Mathematics Elite Competition) di Hongkong. Dia berhasil membawa pulang lima medali, piala champion (sebagai peraih nilai tertinggi), dan sertifikat sebagai bukti prestasi yang luar biasa dalam mengharumkan nama Indonesia.
Semua prestasi yang telah diraih Lavin merupakan hasil dari usaha yang gigih dan kerja keras dalam mempelajari matematika dengan tekun dan penuh semangat.
Lavinia Jesslyn Prayogo, 10, siswa SD Santo Carolus Tarakanita Surabaya, menginspirasi banyak orang dengan bakat matematikanya yang luar biasa.
Lavin, begitu sapaan akrabnya, meraih ratusan penghargaan dari kejuaraan Olimpiade matematika. Baik tingkat nasional maupun internasional.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
