
Konter imigrasi sudah disiapkan di area terminal kedatangan penumpang Bandara Dhoho. (Foto: Wahyu Adji/JPRK)
Jawapos.com - Sinyal positif akhirnya muncul dari rencana operasional Bandara Internasional Dhoho Kediri. Bupati Kabupaten Kediri, Hanandhito Himawan Pramana mengungkap jika hasil kalibrasi Bandara Dhoho akan turun dalam waktu dekat.
Hal tersebut disampaikannya pada Kamis (21/12/2023) kemarin saat ditemui di Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW).
“Untuk hasil kalibrasi sudah keluar minggu ini,” ungkapnya.
Dilansir Radar Kediri (Jawapos Grup), Dhito optimistis akan operasional bandara yang segera digelar.
Menurutnya, rencana operasional Bandara Dhoho tak akan meleset lagi, yakni pada tanggal 29 Desember 2023 nanti.
Sementara untuk penerbangan regular, akan dilaksanakan tiga minggu setelahnya yakni pada pertengahan Januari 2024.
Dhito berharap semua proses berjalan lancar agar Bandara Dhoho dapat segera beroperasi.
“Semoga semuanya lancar dan bandara dapat beroperasi,” ucap Dhito.
Namun, terkait sertifikat sementara bandar udara, berdasar keterangan sumber koran yang enggan disebutkan namanya, sertifikat tersebut belum turun.
Ia mengatakan, jika hasil kalibrasi sudah clear, namun hingga kemarin sertifikat sementara bandar udara tersebut belum juga turun dari Kemenhub.
“Secara fisik memang sudah clear. Tinggal menindaklanjuti akses menuju bandara dan pembicaraan teknis dengan PT Angkasa Pura I,” ucapnya.
Dan terkait penerbangan komersil yang akan dilakukan pada Januari nanti, sumber koran mengaku tanggal tersebut belum diketahui secara pasti.
Namun ia juga mengkonfirmasi, jika penerbangan pertama akan dilakukan oleh pesawat dari maskapai Super Air Jet.
Diketahui sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan kalibrasi navigasi dan non-navigasi untuk mengecek kelayakan Bandara Internasional Dhoho.
