
Surabaya North Quay, destinasi wisata pelabuhan di Tanjung Perak. (Juliana Christy/Jawa Pos.com)
JawaPos.com–Surabaya North Quay (SNQ) di Terminal Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, telah menjadi destinasi wisata unik. Menawarkan kombinasi antara hiburan dan edukasi, menjadikan pelabuhan sebagai ruang publik yang menarik ribuan pengunjung setiap bulan.
Menurut pengelola SNQ Raga Haryna Juwa, kehadiran North Quay bertujuan untuk mengenalkan masyarakat pada aktivitas di pelabuhan. Biasanya terminal pelabuhan hanya untuk penumpang seperti bandara atau stasiun kereta.
”Di sini, kami memberikan wawasan tentang proses bongkar muat dan pengalaman menaiki kapal,” jelas Raga Haryna Juwa.
SNQ semakin menarik perhatian, terutama saat kapal pesiar berlabuh. Setiap tahun, sekitar 10 kunjungan kapal pesiar tercatat di tempat ini.
”Tahun ini, kami memperkirakan akan ada 5 hingga 6 kunjungan kapal pesiar setiap bulan, yang tentu saja menjadi daya tarik besar bagi pengunjung,” ujar Raga.
Terletak di lantai 3, SNQ menawarkan pemandangan memukau Selat Madura. Area outdoor yang luas menjadi favorit pengunjung, terutama untuk menikmati pemandangan matahari terbenam.
”Banyak yang datang bersama keluarga atau teman untuk sekadar bersantai sambil menikmati sunset, yang menjadi salah satu atraksi utama kami,” tambah Raga Haryna Juwa.
SNQ juga menyediakan pengalaman edukatif melalui mini museum tugboat yang menampilkan sejarah dan peran penting kapal tunda dalam operasional pelabuhan. Museum ini menarik perhatian pelajar dan anak-anak dengan koleksi model kapal dan informasi sejarah maritim.
Untuk melengkapi kunjungan, SNQ menghadirkan food court dengan 20 tenant UMKM lokal. ”Kami mendukung UMKM Surabaya dengan memberikan ruang bagi mereka untuk menjual produk. Pengunjung bisa menikmati makanan sambil melihat kapal yang bersandar,” jelas Raga.
Dengan tiket masuk hanya Rp 10.000, pengunjung juga mendapatkan voucher diskon Rp 4.000 untuk pembelian makanan minimal Rp 20.000 di food court.
Meski terus berkembang, SNQ tidak lepas dari tantangan, terutama saat cuaca buruk. ”Karena area utama kami di luar ruangan, hujan sering menjadi kendala. Kami pernah memasang atap permanen, tetapi angin kencang membuatnya rusak. Kini, kami menggunakan paranet yang lebih tahan terhadap angin,” terang Raga.
Untuk menambah kenyamanan, SNQ terus memperluas area teras dan menyediakan ruang untuk berbagai acara seperti reuni atau pertemuan komunitas.
”Kami optimistis dengan terus meningkatkan fasilitas, lebih banyak pengunjung akan tertarik datang,” terang Raga Haryna Juwa.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
