
Ilustrasi ASN di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com–Kabar gembira bagi jajaran aparatur sipil negara (ASN) yang ingin naik jabatan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Dengan syarat utama adalah membuat proposal inovasi.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan, proses seleksi pengumpulan proposal, sudah dibuka sejak awal Januari. Adapun isi proposal inovasi diharapkan mencakup visi misi dan rencana pembangunan ke depan.
Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan emas, para ASN di lingkungan Pemkot Surabaya pun antusias untuk berebut jabatan yang diinginkan. Eri menuturkan hingga saat ini, setidaknya sudah ada 50 lebih proposal yang masuk.
Wali Kota Eri Cahyadi menyebutkan, sejak ada peluang itu, sudah ada puluhan proposal yang masuk dan dikumpulkan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya Ikhsan. Saat ini sudah ada sekitar 50 lebih proposal yang telah diterima sekda.
”Puluhan proposal sudah masuk dan dikumpulkan kepada Pak Sekda (Sekretaris Daerah Pemkot Surabaya, Ikhsan). Jadi ada macam-macam (jabatan yang dilamar)," tutur Eri di Surabaya, Rabu (15/1).
Dia menuturkan, ada ASN tenaga kesehatan (nakes) yang ingin jadi kepala seksi (kasi) kecamatan. Ada ASN puskesmas yang ingin pindah ke kelurahan. Bahkan ASN yang melamar jabatan kepala dinas, juga ada.
Meski begitu, proses seleksi jabatan di Pemkot Surabaya tidak dilakukan secara asal. Selain proposal inovasi, ASN pelamar juga harus mematuhi aturan dasar Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Contoh, jika ingin menjadi Kasi di kecamatan, minimal harus memiliki ijazah S1 atau D4. Begitu pula bagi ASN yang ingin menjadi kepala dinas, harus menamatkan pendidikan minimal S1 atau S2.
”Kalau kita melanggar aturan itu nggak boleh. Itu pakem. Minimal (ASN golongan) III D kalau ingin jadi Kabid, satu pangkat di bawahnya (Kabid minimal golongan) III C. aturan itu juga tidak boleh dilewati,” imbuh Eri.
Selain itu, Eri juga menekankan bahwa kenaikan jabatan di lingkungan Pemkot Surabaya ada tahapnya. Misalnya ASN pelamar adalah staf, dia tidak bisa melamar Kabid. Yang bersangkutan harus menjabat subkoord terlebih dahulu. ”Nah setelah dia menjadi subkoord itu baru bisa menjadi kabid,” tandas Eri.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan pengumpulan proposal inovasi pembangunan terakhir pada Februari.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
