
Pasca reshuffle menteri, Kadin Jatim menyebut pengusaha menunggu arah kebijakan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (Dokumentasi Kadin Jatim)
JawaPos.com - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, Adik Dwi Putranto menyebut ada dua tantangan besar yang dihadapi oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, setelah resmi menggantikan Sri Mulyani, Senin (8/9).
Dua tantangan tersebut, yakni menjaga defisit fiskal tetap terkendali di level 2- 3 persen dari PDB (Pendapatan Domestik Bruto) dan mendorong pertumbuhan ekonomi hingga menyentuh 6 - 6,5 persen pada 2026.
"Target ambisius ini hanya bisa tercapai apabila kebijakan fiskal tetap kredibel, disiplin, dan berpihak pada pertumbuhan. Kepercayaan investor harus dijaga," tutur Adik di Surabaya, Selasa (9/9).
Ia juga menyoroti Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) perdagangan Senin kemarin (8/9), yang anjlok ke posisi 7.766. Ia menyebut merosotnya pasar saham pasca reshuffle kabinet adalah respons yang wajar.
“Tujuan reshuffle kabinet jelas untuk meningkatkan efisiensi dan memperkokoh kinerja pemerintahan dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Jadi reaksi pasar yang turun sementara ini hal biasa,” sambungnya.
Baca Juga: Samsung Luncurkan Galaxy S25 FE, Versi Lebih Murah dari Galaxy S25 Series, Berikut Spesifikasinya
Namun, ia tak menampik bahwa pergantian posisi Menteri Keuangan yang kini tidak lagi dijabat Sri Mulyani, menjadi sorotan utama para pengusaha. Terlebih sosoknya dikenal disiplin dengan kebijakan fiskal yang ketat.
“Begitu terjadi pergantian, wajar kalau pasar bereaksi negatif dulu. Investor masih menunggu arah kebijakan dari Menteri Keuangan yang baru. Intinya, kepercayaan pasar harus segera dibangun kembali,” tutur Adik.
Meski IHSG melemah, Adik mencatat saham sektor industri hasil tembakau (IHT) justru menguat. Hal ini mencerminkan optimisme pelaku industri terhadap potensi hadirnya kebijakan yang lebih ramah bagi IHT.
“Selama ini pelaku IHT merasa kebijakan Bu Sri kurang berpihak kepada mereka. Dengan adanya menteri baru, ada harapan agar cukai tidak terus dinaikkan, sehingga industri bisa lebih berkembang,” tutur Adik.
Ia menegaskan stabilitas sosial penting untuk menjaga iklim investasi, salah satunya melalui reformasi perpajakan yang lebih adil. Dengan langkah itu, basis pajak bisa diperluas tanpa menekan kelompok tertentu secara berlebihan.
“Kadin Jatim berharap reshuffle kabinet ini benar-benar bisa mempercepat laju ekonomi nasional. Investor mungkin menunggu, tetapo kalau pemerintah konsisten, saya yakin pasar akan kembali positif,” pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Elche di Liga Spanyol 2026/2027: Tuan Rumah Kunci 3 Poin!
Prediksi Skor Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Sengit, Berakhir Imbang?
Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol: Babazorros Bisa Buat Kejutan
Kronologi Kericuhan di Pejompongan yang Tewaskan Lansia dan Bikin Pelajar Babak Belur
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Susunan Pemain AC Milan vs Venezia: Fisik Adrien Rabiot Belum Siap, Rafael Leao Absen
