
Sosok perempuan nangis tersedu-sedu saat bertemu Gubernur Khofifah saat Peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur. (TikTok @sriawaliyah070906)
JawaPos.com - Sosok perempuan bernama Putri tampak menangis tersedu-sedu saat bertemu dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Pertemuan ini diunggah oleh akun TikTok @sriawaliyah070906 dan viral di media sosial.
Pertemuan tersebut terjadi setelah upacara peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Minggu (12/10).
Dalam video berdurasi singkat itu, Putri tampak memeluk Khofifah sembari meneteskan air mata mengucapkan terima kasih berulang kali, tak mampu menyembunyikan rasa harunya.
Dalam unggahan video tersebut, Putri pun menceritakan alasan di balik tangisnya. Ternyata, dia mengaku tak menyangka bisa bertemu langsung dengan sosok yang dianggapnya telah menyelamatkan keluarganya dari keputusasaan.
“Akhirnya ketemu orang yang nyelametin keluarga aku dari putus asa. Mungkin ibu lupa siapa aku tapi aku gak pernah lupa kebaikan ibu dulu. Pas ibunya nengok aku gabisa berhenti ngomong makasih,” ungkap Putri.
Putri menjelaskan, dirinya dan sang adik sempat hampir berhenti sekolah akibat keterbatasan ekonomi.
Saat itu, hidup mereka sangat sulit, bahkan untuk biaya sekolah saja, keluarganya tak memiliki uang sepeser pun.
“Dulu hidup aku susah banget sampai mau sekolah aja nggak punya uang sepeserpun, tapi cuma Bu Gubernur Khofifah yang mau bantu bayarin aku sama adik aku sekolah sampe lulus tanpa bayar sepeserpun,” lanjutnya.
Kini, setelah bertahun-tahun berlalu, Putri akhirnya bisa menyampaikan rasa terima kasihnya secara langsung.
Dia pun tak kuasa menahan tangis saat mengingat perjuangan keluarganya yang terbantu berkat kebijakan pendidikan Pemprov Jawa Timur.
“Ibu makasih banyak ya Bu sudah sekolahin adik saya, makasih ya adik saya dari SD sampai SMA, ibu yang ngebantu. Ini semua impian keluarga Bu,” kata Putri.
Sementara itu, upacara peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur digelar secara khidmat di Gedung Negara Grahadi mulai pukul 07.00 WIB.
Acara tersebut pun menjadi simbol kebersamaan seluruh masyarakat Jawa Timur untuk mengenang perjalanan panjang provinsi, sekaligus memperkuat semangat pembangunan.
Rangkaian kegiatan pun tak hanya berupa seremoni, melainkan juga diliputi oleh berbagai aksi sosial, seperti pembagian bendera merah putih dan paket sembako kepada masyarakat, serta penganugerahan kepada para pahlawan dan keluarga pahlawan.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menegaskan delapan dekade perjalanan Jawa Timur bukan hanya catatan sejarah. Namun juga cerminan semangat untuk terus tumbuh dan tangguh menghadapi tantangan zaman.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
