Logo JawaPos
Author avatar - Image
27 November 2025, 18.46 WIB

Diduga Dianiaya di Diskotik, Pria di Surabaya Ditemukan Tewas dengan Luka Kepala

Ilustrasi penganiayaan ./ANTARA - Image

Ilustrasi penganiayaan ./ANTARA

JawaPos.com - Seorang pria yang belum diketahui identitasnya, ditemukan Dalam keadaan tewas di depan salah satu diskotik Jalan Simpang Dukuh, Kecamatan Genteng pada Kamis (27/11) pukul 03.30 WIB. 

Sebelum menghembuskan napas terakhirnya, korban diduga mengalami penganiayaan. Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto membenarkan adanya laporan tersebut dari masyarakat. 

Setelah menerima laporan, anggota Polsek Genteng dan Polrestabes Surabaya bergegas mendatangi TKP. Di sana, polisi mendapati seorang pria bertubuh gempal tergeletak dalam posisi meninggal dunia. 

"Iya benar, anggota sudah lakukan olah TKP dan melaksanakan lidik untuk ungkap pelakunya," tutur AKBP Edy dikonfirmasi awak media di Surabaya, Kamis (27/11).

Dari jenazah korban, ditemukan luka robek di bagian kepala sebelah kiri. Korban kemudian dievakuasi ke kamar mayat RSUD Dr Soetomo.  Saat ini, Tim Inafis Polrestabes Surabaya masih berupaya melakukan identifikasi korban. 

Di sisi lain, Kanit Reskrim Polsek Genteng, Iptu Vian Wijaya mengatakan belum bisa berkomentar banyak, karena kasus penemuan jenazah pria tanpa identitas di diskotik Jalan Simpang Dukuh, masih diselidiki. 

"Masih dalam proses penyelidikan. Satu orang yang meninggal dunia (identitas belum diketahui). Sementara ada dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban MD (meninggal dunia)," terang Iptu Via.

Ketika ditanya soal kronologi dan lokasi terjadinya dugaan penganiayaan, Iptu Vian belum dapat memastikan, apakah kejadian berlangsung di dalam area diskotik atau di luar diskotik. 

"Tentang peristiwanya nanti perkembangan disampaikan. Saat ini masih proses penyelidikan menyeluruh. Apakah dia di ditawur di bawah atau ditawur di atas nanti tak info lagi," lanjutnya. 

Otopsi korban rencananya dilakukan di RS Bhayangkara Surabaya. Selain itu, Polisi juga mengumpulkan keterangan sejumlah saksi dan menelusuri rekaman CCTV untuk mengungkap pelaku. (*)

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore