Partai Gerindra Surabaya menggelar kegiatan cek kesehatan gratis sebagai upaya pencegahan virus nipah. (Juliana Christy/Jawa Pos)
JawaPos.com-Meningkatnya perhatian global terhadap Virus Nipah yang dikenal memiliki tingkat kematian tinggi mendorong pentingnya kewaspadaan sejak dini. Di tengah situasi tersebut, Partai Gerindra Surabaya menggelar kegiatan cek kesehatan gratis sebagai upaya pencegahan sekaligus edukasi kesehatan masyarakat.
Kegiatan ini digelar di kawasan Gunung Sari Indah, Surabaya, dalam rangka menyambut HUT ke-18 Partai Gerindra. Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko mengatakan, pemeriksaan kesehatan difokuskan pada warga lanjut usia yang dinilai lebih rentan terhadap berbagai penyakit.
“Cek kesehatan gratis ini kami selenggarakan untuk warga Gunung Sari Indah menjelang HUT Gerindra ke-18. Fokusnya pemeriksaan kesehatan, terutama bagi para lansia,” ujar Yona Bagus Widyatmoko usai kegiatan di posko pemenangan Cak Yebe, Selasa (3/2).
Ia menjelaskan, sekitar 100 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong deteksi dini kondisi kesehatan masyarakat, sekaligus membiasakan warga lebih peduli terhadap kesehatan tubuhnya.
Selain layanan pemeriksaan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk memberikan edukasi terkait kewaspadaan terhadap Virus Nipah. Virus ini dilaporkan merebak di sejumlah negara dan memiliki tingkat fatalitas yang tinggi. “Secara global, tingkat kematian Virus Nipah bisa mencapai 40 hingga 75 persen. Meski di Indonesia belum ditemukan kasus terkonfirmasi, kewaspadaan tetap harus dibangun,” kata Yona, yang akrab disapa Cak Yebe.
Menurutnya, Virus Nipah merupakan penyakit zoonosis yang ditularkan dari hewan ke manusia, terutama melalui kelelawar pemakan buah atau codot. Virus ini pernah menimbulkan wabah di beberapa negara Asia.
Ia menambahkan, Kementerian Kesehatan RI hingga kini menyatakan Indonesia masih dalam status waspada dan belum menemukan kasus positif. Namun, kondisi tersebut justru menjadi momentum penting untuk memperkuat upaya pencegahan di tingkat masyarakat. “Karena belum ada kasus, maka langkah pencegahan seperti cek kesehatan gratis ini menjadi sangat penting. Masyarakat perlu dibiasakan memeriksa kondisi tubuh dan tidak mengabaikan gejala awal penyakit,” ujarnya.
Cak Yebe menilai, kegiatan kesehatan menjelang HUT Gerindra ini sejalan dengan agenda nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan kesehatan rakyat sebagai prioritas utama. “Ketahanan kesehatan harus dibangun dari lingkungan paling dasar, yaitu keluarga dan masyarakat sekitar. Program yang dekat dengan warga seperti ini adalah bentuk dukungan nyata terhadap kebijakan nasional,” ucapnya.
Ia pun mengimbau masyarakat Surabaya agar tidak panik, namun tetap disiplin menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Warga diminta menjaga kebersihan lingkungan, memperhatikan konsumsi makanan, serta segera memeriksakan diri jika mengalami gejala seperti demam tinggi, gangguan pernapasan, atau penurunan kesadaran. “Kami mengajak warga memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis dan mengikuti arahan tenaga medis agar Surabaya tetap aman dan sehat,” tutur dia. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022