
Dirlantas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Iwan Saktiadi mengimbau masyarakat untuk tidak menggelar takbir keliling di malam Lebaran 2026. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Pemerintah Republik Indonesia resmi menetapkan 1 Syawal atau Hari Raya Idulfitri 1447 H pada Sabtu, 21 Maret 2026, melalui sidang isbat yang digelar Kementerian Agama di Jakarta Pusat, Kamia (19/3).
Menindaklanjuti keputusan tersebut, Dirlantas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Iwan Saktiadi mengimbau masyarakat Jawa Timur untuk tidak melakukan takbir keliling saat merayakan malam Lebaran 2026.
"Takbir itu sudah diimbau oleh pemerintah untuk dilaksanakan secara tidak berkeliling, artinya di tempat-tempat masing-masing (seperti mushala dan masjid)," ucapnya Mapolda Jatim, Jalan Ahmad Yani Surabaya, Jumat (20/3).
Baca Juga:Bersyukur Dapat Bonus ASEAN Para Games 2025, Mabruk Arib Dzaky Siapkan Investasi dan Rencana Usaha
Menurut Iwan, tujuan pemerintah melarang takbir keliling itu positif, yakni menjaga kondusivitas kota, serta mencehah hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan hingga aksi tawuran.
"Imbauan-imbauan pemerintah, termasuk juga kami Polda Jawa Timur juga menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak melaksanakan takbir keliling, cukup ri masjid masing-masing," imbuhnya.
Iwan menambahkan bahwa teknis pengamanan di lapangan akan disesuaikan oleh masing-masing sub satgas. Setiap tim memiliki cara bertindak berbeda, menyesuaikan kondisi serta potensi kerawanan di wilayah tugasnya.
Untuk pengamanan lalu lintas, petugas telah disiagakan di sejumlah titik strategis. Personel ditempatkan di pos pengamanan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan maupun kepadatan arus kendaraan.
Sebanyak 168 pospam dikerahkan, didukung 42 pos pelayanan dan 24 pos terpadu. Seluruhnya berperan melakukan langkah antisipatif guna menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat selama momen Lebaran.
"Pergeralan pasukan di pospam, posyan, dan pos terbaru ini langkah antisipasi kami untuk mencegah kegiatan takbir keliling yang diprediksi akan muncul di beberapa daerah," pungkas Kombes Pol Iwan. (*)
