
Wali Kota Eri Cahyadi ajak warga Surabaya jaga persatuan, hormati perbedaan Salat Idulfitri, dan perkuat toleransi demi keharmonisan kota. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Di hari kemenangan ini, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengajak masyarakat agar tidak menjadikan perbedaan waktu pelaksanaan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah sebagai pemicu perpecahan.
Baginya, perbedaan merupakan hal yang wajar dan harus disikapi dengan saling menghormati. Hal ini disampaikan Eri dalam sambutan Shalat Idul Fitri di Halaman Balai Kota Surabaya pada Sabtu pagi (21/3).
"Ada yang salat kemarin, ada yang hari ini. Perbedaan itu indah, karena keyakinan itu masing-masing, yang penting kita tidak saling menjatuhkan atau menjelekkan," tegas Eri dihadapan ribuan jemaah.
Ia menegaskan persatuan sebagai kunci utama kemajuan Surabaya. Eri berharap semangat kebersamaan selama Ramadhan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kerja maupun sosial masyarakat.
"Persatuan itu lebih penting. Kita harus bekerja bersama, bukan bekerja sendiri-sendiri. Bukan mencari siapa yang mengejar popularitas atau siapa yang terbaik, tapi bagaimana dengan kebersamaan itu kita bisa mencapai hasil maksimal bagi bangsa dan negara," imbuhnya.
Secara khusus, Wali Kota Eri Cahyadi mengapresiasi sikap toleransi warga Surabaya. Ia mencontohkan perayaan Idulfitri yang berdekatan dengan Nyepi tetap berlangsung rukun dan penuh keharmonisan.
"Alhamdulillah, toleransi di Surabaya luar biasa. Kemarin saat Nyepi, warga yang merayakan takbiran di masjid menghormati umat Hindu dengan tidak menggunakan pengeras suara dan tidak takbir keliling," ucap Eri dengan bangga.
"Inilah momentum yang harus kita jaga terus. Insyaallah dengan kerukunan dan senantiasq menjunjung tinggi toleransi, Surabaya menjadi kota yang berkah, kota sejahtera, dan warganya bahagia," pungkasnya.
Sebagai informasi, Pemkot Surabaya menggelar Salat Idul Fitri berjamaah di halaman Balai Kota Surabaya, Jalan Walikota Mustajab. Ribuan umat Islam dari berbagai wilayah di Kota Pahlawan turut hadir mengikuti ibadah tersebut.
Sejak selepas Subuh, gema takbir berkumandang, mengiringi langkah kaki jemaah yang terus berdatangan. Dalam waktu singkat, setiap sudut halaman Balai Kota dipenuhi jemaah yang menggelar sajadah dengan rapi.
Sekitar pukul 06.00 WIB, Shalat Idulfitri dimulai dengan imam Ustaz Muhammad Anwari, seorang qori nasional. Sementara khutbah disampaikan Prof. Abdul Kadir Riyadi. Shalat Id berlangsung tertib dan penuh khidmat. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022