
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat meninjau Posko Siaga SAR Khusus Lebaran di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Minggu (22/3). (Humas Pemprov Jatim)
JawaPos.com - Kasus ambruknya bangunan tiga lantai Pondok Pesantren Al Khoziny, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, yang menewaskan 63 Santri, meninggalkan duka mendalam bagi masyarakatnya Jawa Timur.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat sekaligus pelajaran berapa pentingnya edukasi mitigasi bencana di lingkungan pendidikan, termasuk pondok pesantren, sehingga kecelakaan serupa bisa diminimalisir.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menilai kesiapsiagaan tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga harus didukung oleh langkah-langkah mitigasi dan edukasi yang berkelanjutan.
"Momentum lebaran ini mobilitas masyarakat tinggi, sehingga potensi risiko harus diantisipasi sejak dini,” ujarnya saat meninjau Posko Siaga SAR Khusus Lebaran 2026 di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Minggu (22/3).
Gubernur Jatim menekankan bahwa peristiwa di Pondok Pesantren Al Khoziny menjadi pelajaran penting akan urgensi penguatan sistem penanggulangan bencana secara menyeluruh dan terintegrasi.
“Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa mitigasi, kesiapsiagaan, hingga penanganan pascabencana harus terintegrasi diperkuat secara sistematis dan berkelanjutan,” sambungnya.
Khofifah lantas mendorong agar kurikulum Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dapat mengintegrasikan pendidikan kewaspadaan kebencanaan secara lebih terstruktur.
“Kita perlu mengenalkan kebencanaan kepada anak-anak. Ini penting untuk membangun budaya siaga bencana. Kesiapsiagaan maksimal berarti mampu memitigasi risiko melalui koordinasi yang solid,” terang Khofifah.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur, lanjut Gubernur Khofifah, akan terus hadir dalam setiap tahapan penanganan bencana, mulai dari upaya mitigasi, tanggap darurat, hingga pemulihan.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
