
Ilustrasi pedagang menjajakan dagangannya. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya, mendorong pelaku UMKM agar tidak tertinggal dalam perkembangan bisnis digital. (Istimewa)
JawaPos.com - Di era saat ini, belanja online bukan lagi sebuah tren, tetapi sudah menjadi sebuah kebutuhan. Fleksibilitas waktu, tempat, dan banyaknya promo, membuat masyarakat gemar berbelanja lewat layar gawai.
Terlebih di momen-momen tertentu, seperti Hari Raya Idulfitri atau Lebaran. Lonjakan pesanan kerap terjadi sejak awal bulan puasa. Masyarakat antusias berburu pakaian muslim hingga hampers Lebaran.
Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya, Baktiono, mendorong pelaku UMKM agar tidak tertinggal dalam perkembangan bisnis digital.
Bachtiar menilai perkembangan bisnis digital tidak terelakkan dan terjadi di hampir semua sektor. Dampaknya tak main-main, mereka yang tak siap berkembang pun terancam gulung tikar alias bangkrut.
“Kita tidak bisa menghindari fenomena bisnis digital. Ini tantangan baru bagi pelaku UMKM kita di Surabaya. Buktinya banyak juga yang bukan produsen tapi berhasil dengan digitalisasi," ucapnya, Senin (16/3).
Dikatakan Baktiono, perubahan pola belanja masyarakat harus direspons dengan kesiapan pelaku usaha lokal agar tidak tertinggal. Ia menilai digitalisasi dapat menjadi peluang baru bagi UMKM untuk memperluas pasar.
Namun, ia juga mengingatkan adanya potensi persaingan tidak sehat dalam perdagangan online, seperti praktik penjualan di bawah harga pasar hingga penipuan yang dapat merugikan konsumen maupun pedagang lain.
“Ada juga yang menjual di bawah harga produsen atau distributor, bahkan dengan cara yang tidak benar. Ini yang harus diwaspadai, karena bisa merugikan masyarakat dan pedagang yang jujur,” imbuhnya.
Untuk menghadapi persaingan digital, Pemkot Surabaya telah menyiapkan pelatihan, pendampingan, serta penyediaan platform pemasaran daring bagi para pelaku UMKM, yakni E-Peken.
“UMKM di Kota Surabaya sudah dididik, dilatih, bahkan difasilitasi supaya bisa berjualan secara digital. Mereka juga dibantu melalui aplikasi E-Peken milik Pemkot Surabaya,” terang politikus PDI Perjuangan tersebut.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
