
Anggota Komisi C DPRD Surabaya Achmad Nurdjayanto. (Indra Setiawan/Antara)
JawaPos.com–Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya Achmad Nurdjayanto meminta pemerintah kota agar kebijakan efisiensi anggaran tidak boleh berdampak pada pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik.
Hal ini disampaikan di tengah alokasi anggaran pembangunan dan layanan yang mencapai Rp 6,2 triliun atau sekitar 49,27 persen dari APBD 2026.
”Efisiensi silakan dilakukan, tapi jangan sampai mengganggu pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik. Itu kebutuhan dasar warga,” tegas Achmad Nurdjayanto dilansir dari Antara di Surabaya, Selasa (14/4).
Dia menjelaskan Pemkot Surabaya menjalankan efisiensi dengan menekan belanja operasional, seperti konsumsi rapat, penggunaan energi, hingga mendorong penggunaan kendaraan listrik untuk menghemat bahan bakar agar alokasi anggaran dapat lebih difokuskan pada sektor prioritas. Langkah tersebut sudah tepat selama tidak bergeser ke belanja pembangunan.
Achmad Nurdjayanto menegaskan DPRD akan mengawal ketat implementasi di lapangan. ”Jangan sampai ada alasan efisiensi lalu kualitas pekerjaan turun atau proyek jadi molor. Ini yang akan kami awasi,” ujar dia.
Dia menyoroti sejumlah proyek strategis yang tengah berjalan, seperti lanjutan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB), pelebaran Jalan Menganti Lidah Wetan, diversi Jalan Raya Pakal–Raci, hingga pembangunan fly over Taman Pelangi. Selain itu, pembangunan 11 rumah pompa baru dan normalisasi saluran juga menjadi prioritas untuk penanganan genangan.
Baca Juga: Pelaku Penipuan Rekrutmen ASN Gunakan Foto Profil Kepala BKPSDM Gresik untuk Yakinkan Korban
Menurut Achmad Nurdjayanto, proyek-proyek tersebut harus berjalan sesuai target karena berpengaruh langsung terhadap konektivitas antar wilayah dan pengendalian banjir di Surabaya.
”Kalau infrastruktur ini berjalan baik, dampaknya langsung ke ekonomi dan mobilitas warga,” tandas Achmad Nurdjayanto.
Di sektor pelayanan publik, DPRD juga menyoroti peningkatan fasilitas kesehatan melalui perbaikan 10 puskesmas dan pembangunan satu puskesmas baru di Sidosermo dengan total anggaran sekitar Rp 15,3 miliar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022