
Polda Jatim membongkar sindikat penyelundupan komodo dari NTT ke Surabaya, Rabu (15/4). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Polda Jawa Timur membongkar sindikat penjualan Komoro sebagai hewan dilindungi, dari Nusa Tenggara Timur (NTT) ke Surabaya. Dari aktivitas ilegal ini, pelaku mengantongi omzet hingga Rp 565,9 juta.
Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Hanif Fatih Wicaksono, menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi Polres Manggarai Timur NTT terkait upaya penyelundupan 3 ekor Komodo ke Surabaya.
Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua orang berinisial SD dari TT dan BM dari Surabaya. Komodo didapat SD dari pemasok atau pemburu di wilayah Pota, Manggarai Timur, NTT.
"Kami mengamankan orang yang membawa tiga ekor komodo itu di Tanjung Perak pada saat yang bersangkutan turun dari kapal PELNI tujuan MPT Surabaya, dengan barang bukti tiga ekor komodo," tuturnya, Rabu (15/4).
Modus yang dilakukan pelaku, mereka menyelundupkan komodo yang masih kecil atau anakan, menggunakan media pipa paralon sebagai tempat penyamaran agar tidak terdeteksi selama proses pengiriman.
Dalam penyelidikan, polisi kembali menangkap empat tersangka tambahan berinisial RDJ, RSL, JY, dan VPP yang diduga terlibat dalam jaringan perdagangan satwa dilindungi, mulai dari pemburu hingga jaringan distribusi.
"Hasil dari penyidikan kami sudah menetapkan enam orang tersangka baik dari tersangka yang berada di Tanjung Perak dan di daerah lainnya. Memang untuk proses penyidikan ini agak sedikit lama rekan-rekan," ucap AKBP Hanif.
Baca Juga:Buntut Insiden Lebanon, Pemerintah Italia Resmi Bekukan Kerja Sama Pertahanan dengan Israel
Usut punya usut, tersangka SD dan BM tidak hanya sekali melakukan transaksi. Keduanya diduga telah memperjualbelikan Komodo sejak Januari 2025 hingga penangkapan pada Februari 2026.
Sepanjang periode tersebut, tercatat berbagai transaksi penjualan Komodo dalam jumlah berbeda-beda setiap bulan, mulai dari satu hingga tiga ekor dengan nilai bervariasi sesuai kesepakatan.
Pada Januari 2025, satu ekor Komodo dijual seharga Rp 18 juta, disusul Maret Rp 27 juta, Mei Rp 27,7 juta, Juni sebanyak dua ekor senilai Rp 55,4 juta, Agustus 2025 tercatat tiga ekor Komodo seharga Rp 82,85 juta.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022