
Ketua DKW INI Jatim Sri Wahyu Jatmiko saat memimpin sosialisasi perubahan Kode Etik Notaris (KEN) di Dyandra Convention Center, Surabaya. (Narendra Prasetya/Jawa Pos)
JawaPos.com-Setelah lebih dari satu dekade tanpa perubahan, Kode Etik Notaris (KEN) akhirnya diperbarui pada tahun ini. Terakhir kali aturan tersebut direvisi pada 2015, sehingga pembaruan kali ini dinilai penting untuk menyesuaikan dengan perkembangan zaman.
Menyikapi hal tersebut, Dewan Kehormatan Wilayah (DKW) Ikatan Notaris Indonesia (INI) Jawa Timur menggelar sosialisasi kepada seluruh Pengurus Daerah (Pengda) INI se-Jatim. Kegiatan ini berlangsung di Dyandra Convention Center, Senin (20/4).
Ketua DKW INI Jatim Sri Wahyu Jatmiko, menjelaskan bahwa pembaruan kode etik menjadi kebutuhan mendesak seiring perubahan kondisi dan perkembangan teknologi.
“Dari kode etik yang lama masih banyak yang belum jelas. Sekarang harus menyesuaikan dengan kondisi baru, era baru, termasuk digitalisasi,” ujarnya.
Menurutnya, kode etik notaris harus bersifat dinamis dan terus mengikuti perkembangan zaman. Dalam kurun sebelas tahun terakhir, banyak perubahan yang memengaruhi praktik profesi notaris.
Salah satu poin penting dalam pembaruan tersebut adalah pengaturan penggunaan media sosial oleh notaris. Baik untuk kepentingan pribadi maupun yang berkaitan dengan firma hukum, semuanya kini diatur lebih jelas demi menjaga profesionalitas.
“Bagaimana kami menjaga integritas dan amanah masyarakat,” tegasnya.
Melalui sosialisasi ini, DKW INI Jatim berharap seluruh pengurus daerah dapat meneruskan informasi terkait perubahan kode etik kepada para anggota di wilayah masing-masing.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
